Oleh : Heru Budian Timor

MM
Bekasi – Jabar || Temporatur.com
Akhmad Marjuki, seorang tokoh politik dan pengusaha sukses, diprediksi akan memperoleh Golden Tiket untuk masuk ke bursa Pilkada Bekasi 2024. Pemilihan Legislatif akan segera dimulai pada tanggal 28 November 2023, dan ini akan menjadi titik akhir bagi calon-calon pemilihan untuk mendapatkan rekomendasi partai untuk maju sebagai calon Kepala Daerah di Kabupaten Bekasi pada 2024. Jika para kandidat pileg terpilih berhasil meraih suara yang cukup, mereka akan mendapatkan tiket masuk untuk maju dalam pertarungan Pilkada.
Salah satu tokoh politik yang dinilai memiliki potensi besar adalah Ahmad Marjuki, mantan wakil Bupati Bekasi dan Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi. Meskipun awalnya dianggap memiliki pengetahuan politik yang minim, Ahmad Marjuki telah banyak belajar dari kekalahan dalam Pilkada Kabupaten Karawang pada tahun 2015. Pengalamannya dalam pemilihan Wakil Bupati Bekasi juga membantu dia memperoleh pengalaman berharga.
Meskipun ada pro dan kontra pada saat itu dan persaingan sengit antara Akhmad Marjuki dan Tuti Nurcholifah Yasin, adik kandung mantan Bupati Bekasi, DPRD Kabupaten Bekasi akhirnya memutuskan bahwa Ahmad Marjuki terpilih sebagai Wakil Bupati dengan perolehan 40 suara.
Namun, jabatannya sebagai Wakil Bupati tidak berlangsung lama karena kekosongan jabatan Bupati Bekasi akibat sakitnya Haji Eka Supria Atmaja akhirnya membuat Ahmad Marjuki ditunjuk sebagai Plt Bupati oleh Gubernur.
Meskipun masa jabatannya hanya berlangsung selama 9 bulan, Ahmad Marjuki telah meninggalkan kesan yang kuat di mata masyarakat sebagai pengusaha sukses dan politikus yang bersih, santun, dan penyabar. Hal ini menjadi modal kuat bagi Ahmad Marjuki untuk kembali memperoleh simpati dan dukungan masyarakat dalam Pilkada 2024.
Akhmad Marjuki, meskipun bukan merupakan putra daerah Bekasi, memiliki prinsip bahwa bumi dipijak di situ tanah dijunjung. Dia adalah sosok yang dengan adab, norma, dan agama yang tinggi, dapat menyesuaikan diri dengan keadaan dan sangat menghormati tokoh dan ulama di tempat tinggalnya. Dia juga sering membantu orang lain dalam keadaan sulit dengan memberikan uluran tangan dermawan, tanpa pamrih.
Selain itu, Akhmad Marjuki memiliki karisma yang kuat dan kemampuan berpidato yang memukau. Setiap kali berpidato di depan umum, intonasi khasnya dan kata-kata bijaknya mampu mempesona pendengarnya. Hal ini membuat kepemimpinan Ahmad Marjuki terlihat jelas dalam setiap pidatonya.
Dalam pertarungan bakal calon Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 nanti, keberhasilan Akhmad Marjuki akan diukur dari hasil pemilihan legislatif. Sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, dia diprediksi mampu meraih kursi DPRD Provinsi Jawa Barat. Selain itu, diprediksi juga bahwa Golkar akan mendapatkan peningkatan suara di DPRD Kabupaten Bekasi, meskipun tidak mencapai target yang diinginkan. Prediksi ini didasarkan pada banyaknya calon Legislatif Golkar yang berkompetisi saat ini, sehingga diharapkan Golkar dapat memperoleh 10 kursi di DPRD Kabupaten Bekasi.
Akhmad Marjuki juga menjadi magnet dan daya tarik bagi partai lain seperti PKS, PDI Perjuangan, PKB, PPP, dan Gerindra untuk membentuk koalisi dalam Pilkada mendatang. Selain itu, banyak pengusaha sukses asal Madura yang bergerak di bidang industri di Kabupaten Bekasi, yang diperkuat oleh kultur suku, budaya, dan paguyuban keturunan Madura yang kuat dan mengakar di masyarakat.
Namun, Akhmad Marjuki juga memiliki beberapa kelemahan. Dia bukanlah seorang politikus sejati, melainkan pengusaha sukses dengan komitmen yang tinggi terhadap kemajuan usahanya. Oleh karena itu, dia tidak terlalu mahir dalam berpolitik dan menghadapi ritme isu politik yang selalu menjadi media perang bagi lawan-lawannya.
Selain itu, Akhmad Marjuki akan menghadapi tantangan dalam mendapatkan dukungan dari partai koalisi, simpatisan, dan relawan. Kekayaannya sebagai pengusaha akan dimanfaatkan oleh orang-orang yang mencari kesempatan dalam situasi sulit. Juga, akan ada friksi antara pengusung dan koalisi partai pendukung serta peran relawan pendukung Ahmad Marjuki yang akan berlomba-lomba mendapatkan kepercayaannya.
Selanjutnya, dampak dari Pemilihan Presiden juga akan berpengaruh besar terhadap sosok tokoh politik seperti Akhmad Marjuki hingga ke daerah. Mengingat Golkar tidak memiliki figur yang kuat untuk calon Presiden, partai ini harus bergabung dengan calon Presiden Prabowo Subianto dari Partai Gerindra. Hal ini kemungkinan besar akan mempengaruhi hasil pemilihan legislatif dan Pilkada di Kabupaten Bekasi.
Keseriusan dan keberanian Akhmad Marjuki dalam menghadapi tantangan politiknya menjadi penentu keberhasilannya dalam Pilkada Kabupaten Bekasi 2024. Akhmad Marjuki harus merumuskan strategi politik yang tepat dan membangun dukungan yang solid untuk mencapai kemenangan. Dengan demikian, Akhmad Marjuki dapat terus memperkuat peran Golkar dalam pembangunan Kabupaten Bekasi ke depan.(Red)
Opini : Heru Budian Timor















