JANGAN REMEHKAN KEBAIKAN, SEKECIL APAPUN

JANGAN REMEHKAN KEBAIKAN, SEKECIL APAPUN

 

Assalamualaikum wr wb

Kerikil adalah batu kecil-kecil yang banyak kita jumpai di sekitar halaman rumah kita. Namun kerikil yang relatif kecil-kecil itu bisa membuat kita jatuh bila tidak berhati-hati, jatuh karena terantuk kerikil. Jangan karena kecil maka keberadaannya diremehkan. Bukankah kerikil kecil juga merupakan bagian untuk membuat bangunan beton, atau jalan beraspal yang bermanfaat bagi kita?

Gunung yang tinggi berasal dari tumpukan kerikil kecil, perjalanan yang jauh berawal dari satu langkah maju, api yang besar bermula dari percikan-percikan ringan.
Nyaris tidak ada hal besar kecuali berawal dari hal yang kecil.
Oleh sebab itu, jangan pernah meremehkan perkara kecil. Ibnu Mu’taz pernah mengatakan:
*_“Jangan kau remehkan sesuatu yang kecil, sesungguhnya gunung berasal dari tumpukan kerikil.”_*
(Tafsir Ibnu Katsir).

Banyak imam-imam besar seperti *_Imam Syafi’i, Imam Hambali, Imam Hanafi, Imam Maliki_* , dan lain-lain. Mereka ibarat samudera ilmu dan gunung ilmu yang menjulang. Sejarah telah mencacat beliau-beliau termasuk dalam *_jajaran imam-imam besar kaum muslimin._*

Tentu saja ilmu beliau-beliau itu diraih dari yang sedikit meningkat semakin banyak sampai tergolong sebagai Imam Besar.

Bacaan Lainnya

Marilah kita merenung bahwa *_kebaikan dan hal yang bermanfaat,_* tanpa pernah melihat besar kecilnya. Karena kebaikan tetaplah kebaikan meskipun seolah terlihat kecil.

Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di waktu yang datang.
Teruslah *_berbuat baik, mana tahu kelak itu menjadi sebab kebaikan yang besar._*
Senyum antum hari ini, nasehat singkat, kiriman artikel bermanfaat, atau sedikit pemberian mana tahu di kemudian hari menjadi sebab hidayah buat orang lain.

Dalam sebuah hadits, _Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:_

*لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا*

*_“Janganlah kamu meremehkan kebaikan sedikit pun.”_*
(HR. Muslim)

Wassalamualaikum wr wb.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *