Nasional

Melalui Kementerian LH, Indonesia dan Singapura Sepakati Perjanjian Perlindungan Lingkungan Hidup

JAKARTA, Temporatur.com Krisis iklim dan ancaman polusi bukan lagi masalah yang bisa diselesaikan sendirian oleh satu negara. Menyadari urgensi tersebut, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Singapura resmi menyatukan kekuatan. Melalui kesepakatan strategis yang ditandatangani di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Jakarta, kedua belah pihak sepakat membangun kerja sama bilateral komprehensif guna menjawab tantangan lingkungan hidup sekaligus mempercepat transisi menuju ekonomi hijau di kawasan Asia Tenggara, Senin (29/06/26). Kesepakatan bersejarah ini dipimpin langsung oleh Menteri LH/Kepala BPLH Republik Indonesia, Moh Jumhur Hidayat, bersama Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Republik Singapura, Grace Fu. Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi tonggak baru kemitraan yang menempatkan ketahanan ekologi sebagai prioritas utama pembangunan masa depan. Menteri Jumhur menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk terus membangun kolaborasi regional di tengah dinamika krisis bumi yang semakin kompleks. “Hari ini kita melakukan MoU dengan Pemerintah Singapura yang tentunya akan ditindaklanjuti dengan kerja sama-kerja sama yang lebih operasional. Jadi, […]

Nasional

Kementrian LH Siapkan Peta Jalan Kearifan Lokal sebagai Pilar Konservasi Keanekaragaman Hayati

JAKARTA, Temporatur.com || Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bersama Working Group Indigenous and Community Conserved Areas (ICCAs) Indonesia (WGII) memulai penyusunan Peta Jalan Perlindungan dan Pemajuan Kearifan Lokal dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati sebagai upaya memperkuat pengakuan dan perlindungan pengetahuan tradisional serta praktik kearifan lokal masyarakat adat dan komunitas lokal. Penyusunan peta jalan ini merupakan bagian dari implementasi Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045, khususnya Target 17, serta Program Kerja Pasal 8(j) Convention on Biological Diversity (CBD). SelanjutnyaSidang Korupsi Tuper DPRD Kabupaten Bekasi Memanas: Kuasa Hukum Soleman Tegur Saksi, Tim Rahmat Atong Bongkar Alur PerbupDeputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani, menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara mega-biodiversitas menghadapi berbagai tekanan terhadap keanekaragaman hayati sehingga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat adat dan komunitas lokal yang selama ini menjadi penjaga ekosistem diberbagai wilayah. “Keanekaragaman hayati merupakan modal alam yang sangat penting bagi keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat. […]

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.