Breaking News
light_mode
Beranda » Kota Bandung » RSUD Bandung Kiwari Luncurkan Kawal Kiwari, Perkuat Pengawalan Anak Berisiko Stunting

RSUD Bandung Kiwari Luncurkan Kawal Kiwari, Perkuat Pengawalan Anak Berisiko Stunting

  • account_circle Suryo Sudharmo
  • calendar_month 16 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEMPORATUR.COM

‎‎Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bandung Kiwari memperkuat upaya penanganan stunting melalui program Kawal Kiwari. Program ini mengintegrasikan layanan klinis, pemantauan pertumbuhan, edukasi keluarga hingga tindak lanjut kesehatan anak secara berkelanjutan.

‎‎Direktur Utama RSUD Bandung Kiwari, Arief Budiman, menjelaskan, Kawal Kiwari dikembangkan untuk memastikan anak yang mengalami masalah pertumbuhan dan gizi tidak berhenti mendapatkan pelayanan setelah menjalani pemeriksaan atau perawatan di rumah sakit.

‎‎Ketika seorang anak pulang dari rumah sakit, pelayanan mungkin telah selesai, tetapi perjalanan pertumbuhannya belum selesai. Melalui Kawal Kiwari, kami ingin memperkuat pengawalan agar anak yang membutuhkan intervensi tidak terputus dari pemantauan, kata Arief dalam keterangan resminya, Rabu 21 Oktober 2026.

‎‎Dalam program ini, RSUD Bandung Kiwari memperkenalkan dua inovasi, yakni Klinik Raksa Anak dan aplikasi Tumbuh Kiwari.‎

‎Klinik Raksa Anak menjadi penguatan layanan klinis bagi anak yang mengalami masalah pertumbuhan dan gizi. Sementara itu, aplikasi Timbuh Kiwari dirancang untuk membantu tenaga kesehatan membaca kurva pertumbuhan serta menginterpretasikan indikator pertumbuhan anak secara lebih terstruktur.

‎‎Arief menjelaskan, aplikasi tersebut berfungsi sebagai alat bantu bagi tenaga kesehatan, bukan pengganti penilaian klinis. Hasil interpretasi tetap harus dikaji bersama kondisi anak untuk menentukan intervensi dan tindak lanjut yang sesuai.

‎‎Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Rumah sakit berperan dalam memperkuat asesmen dan tata laksana klinis, sedangkan Puskesmas, Posyandu, keluarga serta pemangku kepentingan lainnya memiliki peran penting dalam deteksi dini, edukasi, pelayanan dan pemantauan pertumbuhan anak.

‎‎Melalui koordinasi dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) serta kolaborasi lintas sektor, Kawal Kiwari diharapkan dapat berkembang menjadi model pengawalan pertumbuhan anak yang terintegrasi, terukur dan berkesinambungan.

‎‎Kami tidak mengklaim bahwa satu klinik atau satu aplikasi dapat menyelesaikan seluruh persoalan stunting. Namun, kami percaya bahwa pelayanan klinis yang kuat, informasi yang digunakan secara tepat dan kolaborasi yang konsisten dapat membantu memperbaiki kesinambungan pengawalan anak, tuturnya.

‎‎Melalui program ini, RSUD Bandung Kiwari mengusung pesan “Kawal Sampai Tumbuh” sebagai komitmen untuk memastikan setiap anak memperoleh pemantauan dan intervensi sesuai kebutuhan agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

‎

‎Sumber  : Diskominfo Kota Bandung

‎* Andi *

‎

‎

‎

‎

  • Penulis: Suryo Sudharmo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less