Nikah Massal Jelang HJKB, 15 Pasangan Dapat Buku Nikah hingga Kado Bulan Madu
- account_circle Suryo Sudharmo
- calendar_month 12 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Temperatur.com
Sebanyak 15 pasangan di Kota Bandung resmi mendapatkan pengesahan pernikahan dalam program nikah massal yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam rangka Hari Jadi ke216 Kota Bandung (HJKB 216).
Dari total 15 pasangan tersebut, sebanyak 10 pasangan muslim dan lima lainnya pasangan non-muslim.
Salah satu peserta, David Septian mengaku bahagia sekaligus terharu bisa mengikuti program tersebut.
David mengetahui informasi nikah massal melalui media sosial Instagram. Ia dan pasangannya kemudian mencoba mendaftar karena memang sudah memiliki rencana untuk menikah pada tahun ini.
Kalau untuk infonya kita dapatnya dari IG-nya langsung. Iseng-iseng lihat terus ada postingan tentang nikah gratis, terus kita coba-coba ikut, ternyata lolos, kata David.
Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat dari sisi penghematan biaya karena berbagai kebutuhan pernikahan difasilitasi pemerintah.
Kalau untuk keuntungan juga dari segi hemat biaya, terus fasilitas juga difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bandung. Terus untuk hantaran dan hadiah lain-lainnya juga diberikan oleh Pemerintah Kota Bandung untuk setiap pasangan, ujarnya.
David mengaku tidak mempermasalahkan anggapan bahwa pernikahan merupakan momen sekali seumur hidup yang biasanya dirayakan secara besar-besaran.
Bagi dia dan pasangannya, hal terpenting adalah niat untuk membangun rumah tangga.
Kalau untuk gengsi sih mungkin kalau dari kami berdua enggak. Cuma kalau untuk saudara sama keluarga mungkin ada kayak gitu. Cuman kita berdua berusaha meyakinin mereka kalau ini baik, niatnya baik, ujarnya.
Ia berharap program serupa dapat kembali digelar Pemkot Bandung pada tahun-tahun berikutnya sehingga semakin banyak pasangan yang mendapatkan kesempatan menikah melalui layanan gratis.
Semoga tahun depan dan ke depannya bisa ngadain lagi acara nikah gratis buat pasangan-pasangan di luar sana yang ingin menikah juga, tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pasangan Muslim tidak hanya mendapatkan layanan administrasi kependudukan tetapi juga melaksanakan prosesi pernikahan bersama Kantor Urusan Agama (KUA).
Hari ini kita sudah memberikan pengesahan pernikahan terhadap 15 pasangan, 10 pasangan muslim, 5 pasangan non-muslim, kata Farhan, Rabu 23 September 2026.
Untuk lima pasangan non-muslim, Pemkot Bandung menyerahkan dokumen pencatatan sipil berupa akta pencatatan perkawinan, kartu keluarga baru serta KTP dengan status perkawinan yang telah diperbarui.
Sebanyak 10 pasangan muslim mendapatkan prosesi pernikahan melalui KUA. Setelah itu, mereka memperoleh buku nikah, kartu keluarga baru dan KTP baru dengan status perkawinan.
Farhan menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Bandung memastikan seluruh warga mendapatkan layanan administrasi kependudukan secara merata.
Terpenting semua warga negara Indonesia di Kota Bandung harus mendapatkan layanan Dukcapil untuk pernikahan yang merata, ujarnya.
Farhan juga mendorong masyarakat, khususnya generasi muda untuk tidak ragu melangsungkan pernikahan secara sederhana.
Menurutnya, akad nikah dapat dilakukan pada hari dan jam kerja di KUA. Selain lebih sederhana, layanan tersebut juga tidak dipungut biaya.
Pada dasarnya kami ingin mendorong semua orang melakukan akad nikah dengan sederhana, jam kerja, hari kerja di KUA. Karena itu sudah pasti gratis dan insyaallah akan dimudahkan untuk mendapatkan KTP status baru dan juga kartu keluarga baru untuk yang baru menikah, katanya.
Meski demikian, Farhan menyatakan, Pemkot Bandung tidak melarang masyarakat yang memilih menggelar pernikahan pada akhir pekan atau dengan konsep yang lebih besar.
Tapi bukan berarti kemudian melarang atau menghalangi untuk yang mau nikah di akhir pekan. Hak itu mah. Yang penting nikah, jangan sampai nggak nikah, ucap Farhan.
Tak hanya layanan pernikahan dan administrasi kependudukan, para peserta nikah massal juga mendapatkan hadiah bulan madu di hotel berbintang.
Hadiah tersebut merupakan dukungan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) serta Persatuan Riung Priangan yang menghimpun para general manager hotel berbintang di Kota Bandung.
Iya, ada hadiah bulan madu dari teman-teman di Kadin dan juga dari Persatuan Riung Priangan, para GM hotel berbintang di Kota Bandung, ungkapnya.
o
Sumber : Diskominfo Kota Bandung
* Andi S *
- Penulis: Suryo Sudharmo
- Editor: Andi Setiawan
- Sumber: Kominfo Bandung



Saat ini belum ada komentar