Peringati HUT ke-25, Kota Cimahi Tampilkan Capaian Pembangunan dan Dorong Ekonomi UMKM

Peringati HUT ke-25, Kota Cimahi Tampilkan Capaian Pembangunan dan Dorong Ekonomi UMKM

Temporatur.com

‎CIMAHI – Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi menjadi momentum refleksi atas perjalanan pembangunan sekaligus peneguhan komitmen untuk terus menghadirkan kemajuan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Memasuki usia seperempat abad, Kota Cimahi terus menunjukkan transformasi sebagai kota yang adaptif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga melalui pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

‎Pemerintah Kota Cimahi memperingati Hari Jadi ke-25 dengan menggelar upacara di Lapangan Alun-Alun Kota Cimahi, Sabtu (21/6/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dan dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, instansi vertikal, tokoh masyarakat, kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta berbagai elemen masyarakat.

IMG 20260622 WA0014

‎Dalam amanatnya, Ngatiyana menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghormatan kepada para tokoh dan pejuang otonomi daerah yang telah memperjuangkan lahirnya Kota Cimahi sebagai daerah otonom.

‎Keberadaan Kota Cimahi hari ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

‎Pada peringatan tahun ini, Kota Cimahi mengusung tema “Arunakarsa Perak Cimahi , yang dimaknai sebagai cahaya harapan baru yang membawa semangat kebangkitan dan tekad kuat untuk terus melakukan perubahan menuju kota yang lebih maju dan sejahtera.

‎Selama 25 tahun perjalanan pembangunan, Kota Cimahi terus berupaya menjawab berbagai tantangan perkotaan melalui peningkatan kualitas infrastruktur, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

‎Di bawah kepemimpinan Ngatiyana dan Adhitia, sejumlah program strategis berhasil direalisasikan. Pada sektor infrastruktur, pembangunan Bundaran Jati mampu mengurai kemacetan di kawasan Jalan Jati-Cihanjuang yang selama bertahun-tahun menjadi titik kepadatan lalu lintas. Pemerintah Kota Cimahi juga tengah mempersiapkan pembangunan Underpass Gatot Subroto serta mendukung percepatan pembangunan flyover guna meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.

‎Pada sektor kesehatan, pemerintah terus memperkuat layanan melalui pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), revitalisasi Puskesmas Cibeureum, pengembangan Unit Pelayanan Darah RSUD Cibabat, serta berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang semakin mendekatkan akses layanan kepada masyarakat.

‎‎Perhatian terhadap kelompok rentan juga diwujudkan melalui pembangunan Rumah Singgah Dinas Sosial yang kini menjadi tempat perlindungan dan pembinaan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan sosial. Selain itu, berbagai program bantuan sosial, ketahanan pangan, dan perlindungan masyarakat terus diperkuat guna menjaga kualitas hidup warga.

‎‎Menurut Ngatiyana, berbagai capaian pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur pembangunan, mulai dari pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, hingga masyarakat.

‎Pembangunan tidak mungkin dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata,  katanya.

‎‎Berdasarkan survei kepuasan publik yang dilakukan lembaga independen, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Cimahi mencapai 82,7 persen. Meski demikian, Ngatiyana menegaskan capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri.

‎Menurutnya, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan bersama, antara lain pengentasan kemiskinan, penurunan angka pengangguran, percepatan penanganan stunting, serta peningkatan ketahanan menghadapi berbagai potensi bencana.

‎Usai upacara, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Cimahi. Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Cimahi tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan pembangunan selama 25 tahun sekaligus memperkuat komitmen kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

‎‎Dalam rangkaian perayaan hari jadi, Pemerintah Kota Cimahi juga melibatkan pelaku UMKM untuk menggerakkan perekonomian lokal. Sejumlah stan UMKM hadir di kawasan Alun-Alun Kota Cimahi dan menjadi bagian dari pesta rakyat yang diselenggarakan bagi masyarakat.

‎Ngatiyana menyampaikan, ke depan para pelaku UMKM akan turut memeriahkan kegiatan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi yang akan rutin digelar setiap hari Minggu.

‎Momentum hari jadi harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Karena itu kami melibatkan UMKM agar ekonomi lokal ikut bergerak dan masyarakat dapat merasakan suasana perayaan bersama, ujarnya.

‎Memasuki usia perak, Kota Cimahi terus melangkah dengan semangat “Saluyu Ngawangun Jati Mandiri”, memperkuat kolaborasi dan mempercepat pembangunan menuju terwujudnya Cimahi MANTAP, yakni Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, dan Produktif.

‎( Andi )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *