Pemkot Cimahi Terapkan WFH Setiap Jumat, Dorong Budaya Kerja ASN Lebih Fleksibel

Temporatur.com CIMAHI, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Cimahi resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat. Kebijakan ini mulai diberlakukan sebagai bagian dari transformasi budaya kerja di lingkungan pemerintahan daerah yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis teknologi. ‎ ‎Wali Kota Cimahi Ngatiyana dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa penerapan WFH bukan sekadar perubahan lokasi kerja, melainkan langkah strategis dalam memperkuat sistem kerja pemerintahan yang berorientasi pada hasil. “Transformasi ini bertujuan mendorong pola kerja berbasis output, meningkatkan efisiensi sumber daya, serta mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, ujarnya. ‎‎Kebijakan ini juga sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat terkait penyesuaian sistem kerja ASN yang lebih fleksibel tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026 tanggal 30 Maret 2026 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara di Instansi Pemerintah dalam rangka mendukung […]

Berita, Daerah, Pemerintahan

Pj. Wali Kota Cimahi Resmikan SPALD-T di Kelurahan Utama untuk Tingkatkan Sanitasi dan Cegah Stunting

Temporatur.com  Kota Cimahi // Pada Senin (18/11), Pj. Wali Kota Cimahi Dicky Saromi meresmikan pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) di Kelurahan Utama, Kota Cimahi. Pembangunan ini, yang didukung oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BRI dan Forum ITB Angkatan 1984, mencakup instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal dengan kapasitas untuk 50 Kepala Keluarga (KK). SelanjutnyaDPP ARUN Dorong Percepatan Pembentukan DPC Bekasi Raya Lewat Mandat AwalTujuan utama dari pembangunan SPALD-T ini adalah untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat, terutama di daerah padat penduduk, serta mendukung penurunan angka stunting, sejalan dengan target pemerintah yang menurunkan prevalensi stunting nasional dari 21,6% menjadi 14% pada 2024. Dicky Saromi menyatakan bahwa pembangunan ini sangat penting untuk mengatasi permasalahan pengelolaan air limbah yang dapat mencemari lingkungan dan menimbulkan penyakit. Dalam kesempatan tersebut, Komisaris BRI, Nurmaria Sarosa, juga menyatakan dukungannya terhadap upaya penurunan prevalensi stunting di Kota Cimahi, dengan Bank BRI siap […]