Atap Timur Rampung, Renovasi Stadion Wibawa Mukti Dikebut hingga September 2026
Proyek renovasi Stadion Wibawa Mukti di Cikarang, Kabupaten Bekasi, kini telah mencapai progres fisik 70 persen setelah berjalan sejak November 2025 lalu.
Pihak Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi menargetkan stadion berstandar internasional ini rampung sepenuhnya pada September 2026.
Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menjelaskan bahwa memasuki pekan ke-26, pekerja telah berhasil menuntaskan rekonstruksi atap pada sisi timur stadion beserta pemasangan material pelapis dekoratif atau Aluminium Composite Panel (ACP).
Sementara itu, untuk pekerjaan sektor Mekanikal Elektrikal dan Plumbing (MEP) kini sudah menyentuh angka 84 persen.
“Selain mendirikan atap dengan konstruksi yang lebih kokoh dan tahan angin kencang, renovasi juga mencakup sistem kelistrikan, sirkulasi udara, penyediaan air bersih, serta mekanikal elektrikal,” ujar Iman Nugraha, Kamis (11/6).
Iman menambahkan, sisa pekerjaan fisik atap sebelah barat saat ini sedang diusulkan melalui amandemen kontrak (addendum) anggaran ke pemerintah pusat.
Selain atap tribun barat, amandemen tersebut juga akan mencakup pemasangan penangkal petir, perbaikan lintasan lari (rubber track), hingga pembenahan fasilitas sanitasi stadion.Proyek pembenahan ini awalnya dilakukan setelah stadion mengalami kerusakan parah akibat diterjang angin kencang pada Oktober 2024. Guna mengembalikan fungsi fasilitas olahraga tersebut, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengalokasikan anggaran awal sebesar Rp40,77 miliar.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Stadion Wibawa Mukti, Mirza Swandaru Riyatno, menyebutkan bahwa intervensi langsung dari Kementerian PU membuat proyek ini berkembang menjadi renovasi total, bukan sekadar perbaikan atap yang rusak.
Faktor cuaca yang cerah di lapangan turut mendukung kelancaran proyek, yang dipantau secara rutin oleh Disbudpora. Setelah seluruh tahapan renovasi selesai, Stadion Wibawa Mukti akan kembali dibuka untuk kompetisi profesional, olahraga prestasi, hingga sarana rekreasi warga seperti jogging.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat citra Kabupaten Bekasi sebagai salah satu ikon aktivitas olahraga di Jawa Barat.
(Red)















