Warga Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Menantang 6 Anggota DPRD Sulsel Dapil Soppeng-Wajo Turun Langsung Meninjau Jalan Provinsi yang Rusak Parah
Jalan sepanjang sekitar 5-6 kilometer itu sempat viral setelah ditanami pohon pisang sebagai bentuk protes.
Permukaan jalan dipenuhi lubang dengan berbagai ukuran.
Di sejumlah titik, lapisan aspal sudah terkelupas dan menyisakan batu serta tanah yang membuat kendaraan harus melambat atau berpindah jalur untuk menghindari lubang.
Enam anggota DPRD Sulsel diminta turun meninjau yaitu Sufriadi Arif (PPP), Suriadi Bohari (Nasdem), Andi Ayoga Fadel Akbar (PKB), Sultan Tajang (Gerindra), Andi Syaiful Misbahuddin (Gerindra), dan Andi Muhammad Ikram (Golkar).
Dari 5 anggota DPRD Sulsel, hanya Andi Muhammad Ikram berasal dari Soppeng.
Lima lainnya dari Kabupaten Wajo.
“Kami meminta anggota dewan agar turun ke lokasi, lakukan peninjauan supaya melihat langsung derita masyarakat,” ujar Anwar kepada temporatur.com melalui pesan Massenger Facebook, Senin (13/7/2026).
Tantangan itu dikeluarkan sebab adanya aktivitas pengerasan yang sebelumnya dijanjikan.
“Kemarin sempat dijanji untuk penanganan sementara dengan cara pengerasan dan pemerataan tapi tidak jelas pekerjaannya,” kata Anwar.
Saat dilakukan pengerasan warga meminta agar operator alat berat menghentikan aktivitas.
“Dikerjakan memang tapi baru sekitar tiga jam langsung kami hentikan, warga kecewa karena asal-asalan saja dikerja,” tegasnya.
(*)















