Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Daerah » Deden Guntara: Penanganan Banjir Jangan Sekadar Seremonial Harus Sentuh Akar Masalah

Deden Guntara: Penanganan Banjir Jangan Sekadar Seremonial Harus Sentuh Akar Masalah

  • account_circle Suryo Sudharmo
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Deden Guntara: Penanganan Banjir Jangan Sekadar Seremonial Harus Sentuh Akar Masalah

Bekasi –Temporatur.com

Pasca banjir yang kembali merendam pemukiman dan rumah warga di wilayah Cikarang Timur, Ketua Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah, Deden Guntara, menyampaikan pandangannya terkait penanganan banjir yang dinilai belum maksimal dan masih bersifat sementara.

Menurut Deden, kehadiran pejabat di lokasi bencana yang lebih banyak fokus pada pembagian bantuan sembako dan dokumentasi foto belum mampu menyelesaikan persoalan banjir yang terus berulang setiap musim hujan.

“Bantuan sembako memang penting untuk warga terdampak, tapi itu hanya solusi sementara. Yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah menyiapkan langkah nyata agar banjir tidak terus terjadi. Jangan hanya datang, foto-foto, lalu selesai,” ujar Deden.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab utama banjir. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah tidak optimalnya fungsi saluran drainase, baik akibat pendangkalan, penyumbatan, maupun kapasitas saluran yang sudah tidak memadai.

“Harus jelas apa akar masalahnya. Apakah karena drainase tidak berfungsi, saluran air tersumbat, atau daya tampungnya sudah tidak cukup. Kalau ini tidak dibenahi, banjir akan terus berulang dan merugikan masyarakat,” katanya.

Deden juga mendorong adanya langkah penanganan jangka panjang, seperti normalisasi saluran air, peningkatan kapasitas drainase, penataan lingkungan, serta koordinasi antar dinas terkait agar penanganan tidak bersifat parsial.
Ia berharap pemerintah dapat lebih fokus pada upaya pencegahan, bukan hanya bergerak saat bencana sudah terjadi.

“Warga membutuhkan solusi nyata agar rumah dan lingkungan mereka aman dari banjir ke depannya,” pungkasnya.

(Red)

  • Penulis: Suryo Sudharmo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less