SUMENEP –Temporatur.com
SDN Pancor II menggelar kegiatan santunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada peserta didik. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kehangatan tersebut dihadiri oleh dewan guru, wali murid, dan para penerima santunan.
Kepala SDN Pancor II, Badri Ghazali, mengatakan bahwa kegiatan santunan anak yatim merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus dikembangkan di lingkungan sekolah.
“Kegiatan ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Kami ingin menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepekaan sosial,” ujarnya.
Badri Ghazali menambahkan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga dan ditumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami berharap santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat rasa kebersamaan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membangun lingkungan pendidikan yang penuh kasih sayang dan kepedulian,” tambahnya.
Salah seorang wali murid penerima santunan, Alma, orang tua dari Hamida, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak sekolah atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah serta seluruh keluarga besar SDN Pancor II. Santunan ini sangat berarti bagi kami dan menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya memperhatikan pendidikan anak-anak, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial keluarga mereka,” tuturnya.
Kegiatan santunan anak yatim tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Selain sebagai bentuk bantuan sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong, kepedulian, dan solidaritas di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan tersebut, SDN Pancor II berharap dapat terus menumbuhkan budaya berbagi dan semangat kepedulian sosial di kalangan peserta didik maupun masyarakat sekitar.















