DEMI BERTEMU KDM: Perjuangan 8 Santri Bekasi Jalan Kaki 4 Hari, Kini Masih Menanti di Lembur Pakuan

DEMI BERTEMU KDM: Perjuangan 8 Santri Bekasi Jalan Kaki 4 Hari, Kini Masih Menanti di Lembur Pakuan
Keterangan foto :DEMI BERTEMU KDM: Perjuangan 8 Santri Bekasi Jalan Kaki 4 Hari, Kini Masih Menanti di Lembur Pakuan

DEMI BERTEMU KDM: Perjuangan 8 Santri Bekasi Jalan Kaki 4 Hari, Kini Masih Menanti di Lembur Pakuan

SUBANG –Temporatur.com

Delapan santri dari Pondok Pesantren Daaru Da’wah Pulomas Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi, menunjukkan dedikasi luar biasa. Mereka rela menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki selama empat hari empat malam demi satu tujuan: bertemu dengan sosok yang mereka muliakan, Kang Dedi Mulyadi (KDM).
Hingga hari ini, Kamis (1/1/2026).

youtube placeholder image

Para santri tersebut dilaporkan telah berada di kawasan Lembur Pakuan, Subang, selama tiga hari. Namun, meski telah menempuh ratusan kilometer dan menunggu berhari-hari, mereka belum berkesempatan bertatap muka langsung dengan tokoh Jawa Barat tersebut.

Perjalanan Fisik dan Batin

Perjalanan yang memakan waktu empat hari tersebut dilewati para santri dengan menerjang terik matahari dan dinginnya malam. Langkah demi langkah mereka ayunkan sebagai bentuk ikhtiar, keteguhan hati, serta membawa doa dari para asatidz (guru) dan keluarga besar pesantren.

Bacaan Lainnya

K. H Mukti Ali Pimpinan Pondok Pesantren Daaru Da’wah Pulomas Cabang Bungin menyatakan bahwa aksi jalan kaki ini bukan sekadar perjalanan fisik biasa.

“Ini adalah perjalanan batin, pendidikan kesabaran, keikhlasan, serta keteladanan dalam berjuang. Kami ingin mengajarkan kepada santri bagaimana berikhtiar dengan adab yang baik,” ungkap nya

Menanti dengan Adab

Meski pertemuan yang diidamkan belum kunjung terlaksana, kedelapan santri ini tetap menunjukkan akhlakul karimah. Mereka mengisi waktu penantian di Lembur Pakuan dengan bersabar, berdoa, dan tetap menjaga nama baik almamater pesantren.

Pihak pesantren berharap kabar mengenai perjuangan santri ini dapat sampai ke telinga KDM atau pihak terkait. Besar harapan mereka agar para santri diberikan waktu sejenak untuk menyampaikan maksud, aspirasi, serta doa yang telah mereka bawa jauh-jauh dari Bekasi.

“Kami memohon doa agar niat tulus para santri ini dimudahkan Allah SWT, sehingga mereka dapat pulang membawa kebahagiaan setelah bertemu dengan sosok yang mereka kagumi,” pungkas, K. H. Mukti Ali

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *