BNPB Mutakhirkan Data: Korban Meninggal Banjir Sumatera Capai 5000 Lebih Jiwa
Jakarta, – Temporatur.com
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya pemutakhiran data signifikan terkait jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), atau yang secara kolektif disebut banjir Sumatera.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengonfirmasi bahwa per hari Sabtu (13/12/2025), total kumulatif korban meninggal dunia telah mencapai angka yang mengejutkan, yakni antara 5000 hingga 60.842 jiwa.
Pemutakhiran ini mencakup 410 perubahan data jumlah korban jiwa di tiga provinsi terdampak.
Rincian perubahan jumlah korban jiwa di masing-masing provinsi adalah sebagai berikut:
Aceh: Korban meninggal meningkat dari 4.116 orang menjadi 4.150 orang.
Sumatera Utara: Korban meninggal bertambah dari 343 jiwa menjadi 349 jiwa.
Sumatera Barat: Korban meninggal bertambah dari 241 jiwa menjadi 242 jiwa.
Selain korban jiwa, BNPB juga mencatat adanya perbaikan data terkait korban hilang dan pengungsi.
Jumlah korban hilang dilaporkan menurun dari 226 jiwa menjadi 217 jiwa, berkat proses identifikasi dan penemuan korban.
Sementara itu, jumlah pengungsi juga berkurang secara drastis, dari data awal 884.889 orang menjadi 654.642 orang, yang mengindikasikan sebagian warga telah kembali ke rumah masing-masing atau pindah ke tempat penampungan yang lebih terpusat.
BNPB terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan tim SAR gabungan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan proses verifikasi data korban dapat terus dilakukan secara akurat.
(Red)















