Profil Singkat Endin Samsudin, Sekda Definitif Kabupaten Bekasi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang melantik Endin Samsudin dalam sebuah upacara di Aula KH. Noer Ali pada Jumat (28/11/2025).
Pelantikan ini mengakhiri masa kekosongan jabatan Sekda yang sebelumnya diisi oleh Pj. Sekda Ida Farida.

Berikut adalah profil dan rekam jejak singkat Endin Samsudin:
Latar Belakang dan Riwayat Jabatan
Endin Samsudin, dengan gelar Drs. H. Endin Samsudin, M.Si, merupakan birokrat senior di lingkungan Pemkab Bekasi. Sebelum dilantik sebagai Sekda definitif, ia telah menduduki beberapa posisi strategis.
Kepala Dinas Sosial
Pada 15 Januari 2021, Endin ditunjuk sebagai Kepala Dinas Sosial.
Kepala BPSDM
Selanjutnya, pada 31 Oktober 2023, Pj Bupati Bekasi saat itu, Dani Ramdan, menugaskan Endin sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi, jabatan yang masih diembannya hingga menjadi kandidat Sekda.
Endin Samsudin terpilih sebagai Sekda setelah melalui seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) dan meraih nilai tertinggi di antara kandidat lainnya.
Visi dan Fokus Utama
Setelah resmi menjabat, Endin menyampaikan beberapa fokus kerjanya:
Responsif Aspirasi
Endin Samsudin berkomitmen untuk responsif terhadap semua aspirasi masyarakat dan seluruh komponen di Kabupaten Bekasi.
Konsolidasi Fiskal
Menghadapi tantangan penurunan dana transfer umum dari pemerintah pusat, ia akan segera berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas APBD dan mencari solusi terbaik.
Pembenahan Aset Daerah
Endin menyoroti rendahnya indikator Barang Milik Daerah (BMD) berdasarkan MCP KPK dan menekankan pentingnya penertiban aset untuk meningkatkan PAD.
Peningkatan Disiplin ASN
Endin juga bertekad melanjutkan program Sekda sebelumnya, terutama dalam penguatan disiplin aparatur, dengan penegasan sanksi bagi pelanggar dan apresiasi bagi yang berprestasi.
Soliditas Birokrasi
Endin Samsudin menekankan soliditas birokrasi, menganggap semua perangkat daerah satu keluarga tanpa “anak emas”.
Bupati Ade Kuswara Kunang berharap Sekda baru dapat lebih cepat mengambil langkah strategis, menjadi solusi bagi permasalahan daerah, dan menjadikan birokrasi kian gesit demi kesejahteraan masyarakat.
(Red)













