Jejak “SANG SIKILE” dalam Pelestarian Lingkungan dan Potensi Ekonomi Umbi-umbian

Jejak “SANG SIKILE” dalam Pelestarian Lingkungan dan Potensi Ekonomi Umbi-umbian
banner 468x60

Jejak “SANG SIKILE” dalam Pelestarian Lingkungan dan Potensi Ekonomi Umbi-umbian

KARANGANYAR, SOLO – Temporatur.com

Jejak “SANG SIKILE” menginspirasi gerakan pelestarian keanekaragaman hayati, dari kebun hingga ladang. Gerakan ini menekankan pentingnya menanam pohon dan membudidayakan ekosistem lokal untuk manfaat jangka panjang dan ekonomi berkelanjutan.

“Satu Biji Tumbuh Seribu Aksi”
Gagasan menanam pohon ini, yang terpelihara sejak tahun 1972, bertujuan mengubah masyarakat nomaden menjadi permanen dan mencegah penggundulan hutan akibat pembangunan infrastruktur.

Gerakan ini didukung oleh kepiawaian para pemimpin terdahulu, termasuk mantan Presiden RI ke-6 Prof. H. Susilo Bambang Yudhoyono, yang memelopori program menanam pohon yang diakui dunia setiap tanggal 28 November.
Potensi Ekonomi Umbi-umbian
Fokus berita ini bergeser pada potensi ekonomi dari budidaya umbi-umbian.

Tren tahun 2025 menunjukkan umbi-umbian menembus angka 60% sebagai hasil terbaik dunia. Kandungan nutrisi yang kaya, seperti karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan mineral, menjadikan umbi-umbian sebagai sumber pangan bergizi.
Beberapa kandungan nutrisi umbi-umbian per 100 gram antara lain:

Uwi: 101 kalori, 19,8 g karbohidrat, serta kalsium dan vitamin C.

Ganyong: 105 kkal, 25,0 g karbohidrat, dan 10 mg vitamin C

Porang: Mengandung glukomanan, rendah kalori.

Harapan Ekonomi Rakyat

Inisiatif ini merupakan bagian dari program Kementerian Pertanian RI, dengan harapan budidaya lokal dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Targetnya adalah agar masyarakat lokal dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung, tanpa terlalu banyak menjual aset bibit unggul ke luar negeri.

Dikutip dari: Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
(Wid/Tim-Red/Pers©2025/27/11/Jateng)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *