Reporter dan Ketua LSM di Sumenep, tersenggol mobil Box sampai terjatuh, inilah kronologisnya
Wartawan kaperwil Madura, Temporarur.com, Faisol dan Ketua LSM Super, Ach.Zaini mengalami insiden kecelakaan pada Senin tanggal 27 Oktober hari Senin sekitar pukul 11.30 di Jalan tikungan Manding Kab. Sumenep.
Media menghimpun dari berbagai sumber berita dilokasi kejadian, sebagian warga menyaksikan, jika
Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba, Sebuah mobil dari arah selatan dengan kecepatan tinggi, begitu pula dari arah yang berlawanan mobil box dengan kecepatan yang sama melaju kencang.

Sepeda itu menyisir di pinggir jalan dengan santai, namun mobil yang sama-sama memiliki kecepatan tinggi itu tak terkendalikan, sehingga tersenggol kepada sepeda yang ditumpangi oleh dua orang tersebut.
Akhirnya, keduanya terjatuh dan mengalami luka-luka ringan, pengemudi sopir Box itu menyambamgi pihak korban, sehingga keduanya juga diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan selesai saat itu juga.

Diketahui, Pemilik mobil Box itu seorang salesman yang sedang mengantarkan barang pesanannya ke Desa Batu putih dan bergegas pulang ke Pamekasan, sementara, pengendara sepeda motor itu adalah seorang reporter dan ketua LSM
hasil investigasi media, ternyata Ketua LSM Super Kab. Sumenep, Ach. Zaini dan reporter Faisol keduanya tengah menjalani tugas di Salah satu desa di Kecamatan Rubaru Kab. Sumenep.
Zaini mengaku, jika selama dalam perjalanan posisinya sangat santai, dan berada di pinggir dengan sembari bercerita tentang temuan dan dugaan yang mengarah kepada Tipikor
Bahkan setelah itu, masih berencana mau ke Batang-batang cuma pulang dulu untuk sholat dhuhur. eh gak tahunya seperti ini. Ungkapnya
Ia menjelaskan, pada saat tubuhnya ditabrak dari belakang, terpelanting ke Tengah Jalan, untung saja sepi pengendara, saya melihat Mas Faisol sudah tak berdaya, sementara, saya tak kuat pusing dan nafas terasa sesak mau menoleh gak bisa, terasa sangat sakit. Jelasnya
sesampainya dirumah, kata dia, istrinya mengundang tukang urut, sementara Mas Faisol dengan tubuh terluka terlihat seperti orang yang tengah trauma berat, dan menjalani perawatan medis.
Akhirnya keduanya dirawat secara terpisah, Ach. Zaini di Desa Pamolokan Sumenep, sementara Faisol di Desanya di Rombiya Barat Kec, Ganding.
Saat ditemui media, Faisol mengaku sudah mulai beraktivitas ringan, namun belum sepenuhnya sembuh akibat benturan, luka memar ditubuhnya, masih ada terasa nyeri, kata istrinya Fitri saat itu.
Kata Fitri, Suami saya biar istirahat total dulu, baru bisa beraktifitas kalau sudah benar-benar divonis sembuh oleh Dokter. Pungkasnya (Moh. Anwar)















