Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Kartel Penjual Obat Golongan HCL (Pil Koplo) di Jakarta Selatan Kebal Hukum, Gegara Setor ke Polisi?

Kartel Penjual Obat Golongan HCL (Pil Koplo) di Jakarta Selatan Kebal Hukum, Gegara Setor ke Polisi?

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, – Temporatur.com || Keresahan masyarakat akan peredaran obat golongan HCL seperti Tramadol, Excimer, KF, Kamlet dan sebagainya marak di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Warga minta aktivitas peredaran obat keras dapat tertibkan, mengingat peredaran obat seperti Tramadol, Hexymer dan sejenisnya banyak menyasar remaja usia muda. “Kalau saya hanya kerja bang, baru beberapa minggu, kalau yang punya Bai, ” ujar penjaga toko kepada awak media, Senin (06/10).

Hasil pantauan awak media toko pengedar pil koplo dengan tampilan mirip warung makan (warteg) yang beralamat Jl. Pangeran Antasari No.888, RT.3/RW.11, Cipete Utara, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12150. Dengan bebas menjual obat-obatan yang seharusnya disertai resep Dokter dan tanpa tidak menutup kemungkinan menyasar para pelajar. “Saya pernah menemukan bungkus obat di kantong celana sekolah anak saya. Saat ditanya obat untuk apa anak saya marah. Setelah saya cari tahu, ternyata itu jenis obat-obatan keras yang dibilang pil koplo. Saya berharap kepada pihak Kepolisian agar dapat menindak penjual obat tersebut,” ujar Mirna yang juga warga sekitar, tepatnya di RW. 011, Kelurahan Cipete Utara.

“Pokoknya saya akan kekantor Kelurahan untuk pertanyaan kenapa pengedar pil koplo marak di Cipete Utara, ” sambung Mirna.

Terpisah, aktivis yang juga pemerhati lingkungan Darsuli S.H, M.hum menaruh kecurigaan dibalik peredaran pil koplo yang Kebal hukum. “Padahal sudah jelas tramadol maupun Hexymer sendiri merupakan obat yang berkerja pada sistem saraf, sehingga memberikan efek halusinasi pada penggunanya. Dan jika dikonsumsi berlebih akan menimbulkan kejang serta kerusakan pada saraf hingga mengakibatkan pengguna bertindak diluar kesadaran seperti melakukan tindak kriminal dan lainnya,”kata Darsuli.

“Yang lebih gila lagi itu toko penjual pil koplo mirip rumah makan (warteg) apalagi tanpa adanya Nomor Izin Edar dari BPOM, Tramadol, Excimer Dan sejenisnya (Arplazolam-red) mereka dengan mudah menjual kepada semua kalangan tanpa harus menunjukan resep obat, “ujar Darsuli.

Yang jadi pertanyaan besar adalah, peran Polda Metro Jaya sebagai Aparat Penegak Hukum, kinerjanya patut dipertanyakan, lah, kan sudah jelas aturan mainnya sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1963 Tentang Farmasi. Sudah seharusnya Aparat Penegak Hukum mengambil langkah tegas. Atau memang peredaran obat-obatan tersebut dijadikan lahan basah bagi kebanyakan “oknum” yang tidak bertanggung jawab. “Sudah seharusnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk lebih mempersempit ruang gerak para kartel Obat-obatan keras golongan HCL.,” ujar Darsuli.

“Dan Melalui Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, saya berharap penyakit masyarakat (pekat) yang satu ini dapat di tindak tegas terhadap pemain dan pengguna sesuai peraturan Perundang-undang yang ada, “pugkas Darsuli

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Все Игры Онлайн

    Все Игры Онлайн

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Все, что вам нужно – это ваш компьютер, планшет или мобильный телефон и наша подборка самых крутых игр с машинами. Просто используйте клавиатуру для ускорения, торможения и управления вашим автомобилем. Все игры имеют различные задачи, миссии и онлайн маркетинг смысл. Все игры имеют различные задачи, миссии и смысл. Все игры имеют различные задачи, миссии и […]

  • Keterangan foto : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar forum diskusi santai bertajuk "Ngopi Bareng DPRD dan Wartawan" dengan tema Refleksi Akhir Tahun.(Senin, 30/12/3025)

    Perkuat Sinergi, DPRD Kota Depok Gelar ‘Ngopi Bareng’ Wartawan dalam Refleksi Akhir Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Suryo Sudharmo
    • 0Komentar

    Perkuat Sinergi, DPRD Kota Depok Gelar ‘Ngopi Bareng’ Wartawan dalam Refleksi Akhir Tahun 2025

  • Keterangan foto: Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

    Rumahnya di Geledah KPK, LaNyalla: Apa Kaitannya Saya dengan Kusnadi?

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menanggapi kegiatan penggeledahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di salah satu rumahnya di kawasan Mulyorejo, Surabaya, pada Senin (14/4/2025) pagi.

  • Bupati Taput Pimpin Verifikasi dan Undian 70 Huntap Adiankoting

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Suryo Sudharmo
    • 0Komentar

    Taput – Temporatur.com |Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, memimpin verifikasi dan pengundian 70 unit hunian tetap “Kampung Parsaoran Nauli” di Adiankoting, di Aula Martua Kantor Bupati, Tarutung, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan pembagian rumah bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi berlangsung adil, terbuka, dan merata. Seluruh unit memiliki kualitas yang sama dan ditargetkan […]

  • Pejalan Kaki Keluhkan Proyek Trotoar Seumur Jagung Sudah Rusak

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

      Purwakarta,Jabar || Temporatur.com  SelanjutnyaRekening Nonprosedural Tirta Bhagasasi: LSM Baladaya Desak Kejari Bongkar Aliran Dana Rp4,5 Miliar dan Dugaan EnablerKalangan pengguna jalan, khususnya pejalan kaki mengeluhkan proyek trotoar seumur jagung yang baru saja selesai sehingga menimbulkan kerusakan tersebut,diduga asal jadi. Hal tersebut menjadi sorotan dalam perbincangan pengguna jalan. SelanjutnyaSat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Ungkap Peredaran […]

  • Kawal Konflik Agraria Warga Torete vs PT TAS, Advokat Rakyat Agussalim SH: Pemkab -Kementerian ESDM dan Presiden RI Mesti Hadir

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Suryo Sudharmo
    • 0Komentar

    keterangan: Advokat Rakyat Agussalim SH kawal konflik Agraria antara warga Desa Torete dan PT TAS. [dok: ist] MOROWALI, SULAWESI TENGAH (14/01) – Soal konflik agraria antara warga Desa Torete dan PT Trans Asia Sejahtera (TAS), terkait rencana pembangunan kawasan industri PT Morowali Industri Sejahtera (MIS) dalam proyek strategis nasional (PSN) NEMIE terus memanas. Warga menilai […]

expand_less