Surabaya-Dalam memperingati maulid Nabi Muhammad saw, 12 Rabiul Awal yang jatu pada Hari Kamis (4 september 2025) suasana di Surabaya sangat terasah, dan suasana seperti ini sudah sejak lama terjadi, pasar-pasar tradisional yang pedagangnya berasal dari warga Madura sudah di pastikan banyak yang tutup.
“Dalam penelusuran pewarta ke salah satu pasar tradisional di wilayah Surabaya Utara Jumat (05/9/2025) bukan HOAX yang selama ini warga katakan, bahlan bisa di bilang hampir menyamai Idul Fitri sepinya, jika dilihat dari fenomena yang terjadi ini, bisa di bilang karena cintanya pada junjunganya, Baginda Nabi Muhammad saw.
Dalam penelusuran ini pewarta mewancarai salah satu pedagang yang masih membuka daganganya, sejak kapan fenomena seperti terjadi dan kenapa dalam memperingati Maulid Nabi ini kok sampai pulang ke Madura.
Begini mas,saya peringati maulid nabi muhammad sebenarnya dimana saja ga masalah, tapi bukan saya saja mas, hampir seluruh orang Madura yang ada di surabaya ini memperingati maulid ini dua kali, pertama kita peringati bersama-sama warga kampung di mushola atau di masjid,yang kedua kita peringati di Madura, dalam tradisi madura peringati maulid itu tiap rumah masing-masing mas,apalagi Madura bagian Timur, Kabupaten Sampang.
Tapi kalau Madura bagian Barat ya tidak semuanya mas, ada yang memperingatinya bersama-sama di Mushola atau diMasjid yang pada umumnya di sebut cocokan,beda lagi dengan orang jawa ya kan mas, kalau orang jawa, langsung barwng pas cocokan itu,
Inilah Indonesia mas, penuh keindahan beragam suku beragam pula adat isti adatnya, yang terpenting kita semua saling menghormati dan menghargai,”ungkapnya















