Pemerintah Daerah, Diminta untuk Perhatikan lembaga Pendidikan, di SDN Campor Timur Ambunten Kab. Sumenep
Pemerintah Daerah Kab. Sumenep, melalui Dinas Pendidikan diminta untuk memperhatikan lembaga Pendidikan yang ada di 27 Kecamatan dan 330 Desa yang tersebar di Kab. Sumenep.
Banyaknya sekolah yang diduga kurang mendapat perhatian khusus di sejumlah daerah salah satunya di SDN Campor Timur Kec. Ambunten Kab. Sumenep.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala sekolah SDN Campor Timur Kec. Ambunten Sumenep, Kappin, S.Pd, SD kepada media ini.
Menurutnya, pihaknya sudah sering mengajukan permohonan ke Dinas pendidikan untuk suatu kepentingan pembangunan ruang kelas dan Perpustakaan, namun sampai saat ini belum mendapat tanggapan yang baik. Katanya
Apalagi kata dia, sebentar lagi jabatan saya sudah masuk priodisasi jabatan, secara otomatis saya harus pindah tugas dengan status sebagai tenaga pendidik di tempat lain.
Maka sambungnya, sebelum purna tugas menjadi Kepala Sekolah di SDN Campor Timur, saya ingin menyisakan kenangan yang baik dari lembaga yang akan saya tinggalkan. Jelasnya
Ia juga mengatakan, beberapa langkah yang pernah dilakukan untuk mendapatkan bantuan gedung disekolah, namun tidak ada tanggapan dan disuruh menunggu terus, sampai saya mau purna tugas dari jabatan kepala sekolah. Tegasnya
” Saya tetap semangat Mas, memperjuangkan SDN Campor Timur untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah melalui Dinas pendidikan Kab. Sumenep, Insya Allah sebelum saya purna tugas”
Kepsek tiga priode itu, memiliki inovasi dalam membangun edukasi produktif berkesinambungan dengan memperbaiki sarana sekolah dan fasilitas gedung untuk menunjang pendidikan ke depan.
Hal yang di inginkan itu, kata dia, berdasarkan kebutuhan ruang kelas baru (RKB) ruang Perpustakaan dan sarana lainnya yang dapat menunjang kenyamanan bagi siswa maupun guru pengajar. Jelasnya
” Permohonan saya hanya ingin meninggalkan sekolah di SDN Campor Timur dengan jejak digital yang baik untuk siswa dan Masyarakat sekitar khususnya di Desa Campor Timur”
Pihaknya sangat berharap, agar pemerintah Daerah melalui Dinas pendidikan Kab. Sumenep mewujudkan keinginannya untuk bisa menganggarkan ruang gedung Perpustakaan sebagai sarana dan fasilitas anak belajar saat istirahat,pungkasnya. (Faisol)















