Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Personil Polres Serang mengadakan nonton bareng wayang kulit yang digelar Mabes Polri dengan lakon “Amartha Binangun”

Personil Polres Serang mengadakan nonton bareng wayang kulit yang digelar Mabes Polri dengan lakon “Amartha Binangun”

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Personil Polres Serang mengadakan nonton bareng (nobar) wayang kulit yang digelar Mabes Polri dengan lakon

Serang, Temporatur 

Acara nobar dalam rangkaian memeriahkan Hari Bhayangkara Ke-79 ini gelar di lobi Mapolres Serang, Jumat (4/7/2025) malam.

“Nobar pagelaran wayang kulit ini dilaksanakan serentak oleh jajaran Kepolisian, mulai tingkat Polda, Polres hingga Polsek jajaran,” kata Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko.

Lakon wayang kulit “Amartha Binangun” menceritakan kisah perjuangan para Pandawa dalam membangun dan membabad alas (membuka hutan) untuk mendirikan kerajaan Amartha.

Para Pandawa mendirikan kerajaan Amarta setelah mereka tidak mendapatkan hak atas kerajaan Astina dari Prabu Destarata, paman mereka.

“Lakon ini kaya akan nilai-nilai kepemimpinan, perjuangan dan filosofi kehidupan Jawa,” terang Condro Sasongko.

Jalannya Lakon wayang kulit “Amartha Binangun” semakin menarik karena menampilkan empat dalang terkemuka sekaligus yaitu Prof. Dr. KPH. Yanto, SK., S.H., M.H., Ki MPP. Bayu Aji Pamungkas, Mayor Laut Harso Widisantoso dan Ipda Sri Kuncoro, dengan bintang tamu Marwoto, Dimas Tedjo dan kawan-kawan.

Dikatakan Condro nonton bareng pagelaran Wayang Kulit dengan lakon “Amarta Binangun” ini adalah pentas seni budaya untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air yang divisualisasikan melalui seni budaya serta melestarikan seni dan budaya Indonesia.

“Dengan kegiatan ini diharapkan bisa terus mengembangkan budaya nusantara sebagai identitas bangsa Indonesia yang besar dengan tujuan menguatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme serta kebangsaan di atas keberagaman,” ujarnya.

(jimy)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less