OSKU Taput 2026 Resmi Ditutup, 1.113 Siswa Adu Kemampuan di Empat Bidang
- account_circle Suryo Sudharmo
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Taput — Temporarur.com |Bupati Tapanuli Utara resmi menutup Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 yang digelar di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).
Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU 2026 menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik, memperluas wawasan, sekaligus meningkatkan minat dan motivasi belajar di bidang sains.
Dalam arahannya, Bupati Tapanuli Utara mengapresiasi pelaksanaan OSKU yang dinilai tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan pola pikir peserta didik.
Menurutnya, kompetisi sains dapat melatih siswa untuk berpikir kritis, logis, kreatif, dan sistematis. Kemampuan tersebut dinilai penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki mentalitas belajar dan mampu menghadapi tantangan di masa depan.
“Ajang olimpiade sains ini bukan sekadar wadah untuk merebut juara atau memenangkan medali, tetapi lebih dari itu, ini adalah sarana untuk melatih anak-anak kita agar mampu berpikir kritis, logis, kreatif, dan sistematis,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, pengembangan kemampuan akademik perlu berjalan seiring dengan pembangunan karakter dan budaya berprestasi di lingkungan pendidikan.
“Kita ingin menumbuhkan mentalitas pembelajar yang tangguh serta membangun budaya berprestasi yang kuat di seluruh kelas unggulan Kabupaten Tapanuli Utara,” lanjutnya.
OSKU Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 diikuti sebanyak 1.113 peserta didik yang berasal dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan.
Para peserta berkompetisi dalam empat bidang mata pelajaran, yakni Matematika, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Keikutsertaan ratusan siswa dari berbagai wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas akademik sekaligus memberikan ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan dan potensi yang dimiliki melalui kompetisi yang berlangsung secara sportif.(NH)
- Penulis: Suryo Sudharmo





Saat ini belum ada komentar