Bekasi – Jabar || Temporatur.com
Jalan yang bagus dan pemandangan yang indah selalu menjadi impian setiap pelaku lalu lintas, baik di perkotaan maupun pedesaan. Namun, kenyataannya, warga sekitar Jalan Raya Pasar Babelan hingga Jalan Raya Mutiara Gading City mengalami hal yang sebaliknya.
Debu yang berterbangan tidak hanya mengganggu saluran pernapasan, tetapi juga menyebabkan kemacetan. Tidak hanya itu, jalan yang berlubang membuat pengguna jalan seolah-olah harus melewati rintangan setiap harinya. Terlebih lagi, puluhan Dump truk berhenti dan parkir di sepanjang jalan hanya menambah parah kemacetan disekitarnya.
Hal ini tidak luput dari praktik pungutan liar yang ada di daerah ini dari para oknum yang meminta uang kepada para sopir truk yang melintas. Keadaan ini sangat mengkhawatirkan, ujar Ketua Ormas Barabaja Kabupaten Bekasi Simon Kristian, Minggu 17/09/2023.
Saya sangat dan prihatin dengan kondisi saat ini, sampai kapan debu dan kemacetan ini harus terus berlanjut, ujar Simon
“Tentu saja, ini membutuhkan tindakan tegas dari pemerintah kabupaten Bekasi untuk menertibkan keluar masuknya truk- truk ini, dengan demikian, aktifitas para pengguna jalan akan lancar dan pihak berwajib dapat bertindak tegas terhadap praktik pungli yang merajalela di kawasan ini, cetus Simon.
Simon sangat berharap agar pemerintah dapat segera memperhatikan masalah ini.
“Saya sebagai masyarakat yang memiliki hak yang sama untuk menikmati jalan yang baik, Simon meminta agar ada perbaikan dan pembenahan pada infrastruktur jalan di daerah ini. Hal ini akan memastikan bahwa pengguna jalan dapat melintas dengan nyaman dan aman kata Simon
Selain itu, Simon juga berharap adanya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan jalan. Dengan saling bahu-membahu membersihkan sampah di sekitar jalan, kita dapat menciptakan suasana yang lebih bersih dan menyenangkan bagi pengguna jalan.
“Dalam menyelesaikan masalah ini, kita perlu melibatkan semua pihak. Komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dan pengusaha truk sangat penting untuk mencari solusi yang terbaik. Sinergi dan kerjasama yang baik akan mempercepat proses perbaikan situasi mengatasi persoalan kemacetan akibat perkiraan sembarangan mobil besar seperti Dump Truk.
Tidak hanya itu, Simon juga merasa perlu adanya upaya penegakan hukum yang lebih keras dalam menindak praktik pungutan liar. Hal ini akan memberikan efek jera kepada para pungli yang berani melakukan tindakan kriminal. Melalui integritas dan ketegasan, pihak berwajib dapat memberikan perlindungan kepada warga sekitar dan memberantas praktik korupsi yang merugikan banyak orang.
“Dalam menghadapi permasalahan ini, Simon mengingatkan kita semua untuk tetap menjaga sikap profesional. Kita harus menyampaikan aspirasi dan keinginan dengan bahasa yang baik dan santun. Dengan demikian, kita dapat menciptakan dialog yang konstruktif dan memperoleh dukungan dari semua pihak,pungjkas Ketua Ormas Barabaja Kabupaten Bekasi.(Red)















