BEKASI – JABAR || TEMPORATUR.COM
Proyek pengerasan jalan sepanjang satu kilo meter lebar 2.5 meter,dengan material batu kapur yang dianggarkan dari Dana Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi,seharusnya rampung di tahun 2022.tapi kenyataannya baru dikerjakan tahun 2023.
Dikatakan oleh salah satu warga yang berinisial MD kepada awak media bahwa pengerjaan jalan tersebut
dikerjakan setengahnya 500 meter, dan sisanya baru dikerjakan tahun 2023 sekarang, bahkan sempat didemo oleh warga ke kantor Desa karena lama alias mangkrak dalam pengerjaanya, terang MD .
” Kalau tidak didemo mungkin tidak diselesaikan pengerjaan jalan tersebut, jalan ini bang, sangat penting bagi warga Sungai Kramat, karena sebelumnya akses jalan tersebut rusak parah apalagi musim hujan tidak bisa dilewati ucapnya saat dimintai keterangan terkait jalan tersebut, Senin (29/05/2023).
Awak media mengkonfirmasi kekantor Desa Pantai Harapan Jaya terkait anggaran dana desa yang digunakan untuk biaya pengerasan jalan tersebut, namun tidak satupun dari pihak desa yang dapat memberikan informasi dan keterangannya kepada media.
Salah satu seorang staf desa hanya mengatakan itu urusan Kepala Desa, saya hanya bawahan dan Kepala Desa sekarang tidak ada di kantor ujar Staf Desa Pantai Harapan Jaya yang berada di kantor saat di konfirmasi media, Senin (29/05/2023)
Dari investigasi media Temporatur.com ke lokasi proyek pengerasan jalan sepanjang satu kilo meter di Sungai Kramat tidak ditemukan papan proyek sebagai petunjuk informasi berapa anggaran dana (biaya ) pengerasan jalan yang digelontorkan dari dana desa tersebut tidak jelas.
Dengan adanya dugaan indikasi korupsi dalam proyek pengerasan jalan di Sungai Kramat sepanjang satu kilo meter tersebut semakin kuat ada dugaan Indikasi korupsi.(Red)
Tim liputan ( Raga/ Rus)















