Sengketa Lahan Villa Kencana Cikarang Memanas,Puluhan Orang Berseragam Seperti Satpam Diduga jadi Beking PT.Arrayan

Sengketa Lahan Villa Kencana Cikarang Memanas,Puluhan Orang Berseragam Seperti Satpam Diduga jadi Beking PT.Arrayan
Keterangan foto : Sengketa Lahan Villa Kencana Cikarang Memanas,Puluhan Orang Berseragam Seperti Satpam Diduga jadi Beking PT.Arrayan

Sengketa Lahan Villa Kencana Cikarang Memanas,Puluhan Orang Berseragam Seperti Satpam Diduga jadi Beking PT.Arrayan

Bekasi – Temporatur.com

Kenyamanan ratusan kepala keluarga di Perumahan Villa Kencana Cikarang, Sukatani, kini berada di titik nadir. Sengketa lahan menahun antara pengembang PT Arrayan dan Ahli Waris Goeteng tidak hanya gagal menemui titik temu, tetapi telah bermutasi menjadi konflik fisik yang mengancam keselamatan warga sipil.

Sengketa lahan di Perumahan Villa Kencana Cikarang

Aksi premanisme berkedok seragam satuan pengamanan (Satpam) kini membayangi gerbang perumahan, mengubah kawasan hunian menjadi zona merah yang mencekam.

Bentrok Fisik di Pintu Timur

Bacaan Lainnya

Ketegangan mencapai puncaknya pada Jumat sore (26/6/2026). Situasi memanas ketika pihak ahli waris berusaha memasang kembali portal pembatas di jalan utama pintu masuk belakang sebelah timur. Area tersebut diklaim mutlak sebagai hak milik ahli waris yang belum diselesaikan oleh pihak pengembang.

Upaya pemortalan ini langsung mendapat perlawanan sengit. Sekelompok massa berseragam layaknya Satpam yang diduga kuat merupakan orang-orangan bayaran PT Arraya mengadang aksi tersebut.

Bentrok fisik tidak terhindarkan

Adu jotos dan saling dorong di tengah pemukiman padat penduduk itu akhirnya berujung pada pelaporan resmi dari pihak ahli waris ke Polsek Cikarang Utara pada Jumat malam 26/6/2026. Warga yang berada di lokasi hanya bisa menonton dengan rasa cemas dan ketakutan mendalam.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Sabtu siang (27/6/2026), atmosfer mencekam masih terasa pekat. Tidak ada tanda-tanda mereda. Pihak ahli waris terlihat kembali bersiap melakukan pemortalan ulang pada akses pintu masuk.

Di sisi lain, kelompok berseragam Satpam yang diduga kelompok bayaran pengembang juga telah mengonsentrasikan massa di titik yang sama.

Kedua belah pihak kini dalam posisi saling berhadapan, memicu kekhawatiran akan terjadinya bentrokan susulan yang lebih besar

Hukum Mandul, Pengembang Lempar Batu Tutup Tangan

Krisis di Villa Kencana Cikarang mencerminkan abainya korporasi terhadap aspek legalitas tanah dan keselamatan konsumen. PT Arrayan dinilai gagal memberikan jaminan keamanan dan legalitas hukum yang bersih bagi konsumen yang telah membeli unit rumah dengan uang legal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk membubarkan massa sewaan yang meresahkan warga.

Jika kepolisian dan pemerintah daerah tetap membiarkan konflik horizontal ini berlarut-larut, jalan utama perumahan akan terus tersandera, dan warga Villa Kencana Cikarang hanya tinggal menunggu waktu menjadi korban salah sasaran dari ego berebut lahan.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *