Puskesmas Banjarsari Buka Posko Pengobatan Dampak Banjir Bagi Masyarakat Sukahurip

Bekasi-Jabar || Temporatur.com

 

Akibat Dampak Banjir menyebabkan Banyak Warga Desa Sukahurip yang terjangkit Penyakit Gatal – Gatal, warga yang terjangkit berjumlah 40 orang yang tercatat laporan di Posko Pengobatan Kesehatan Puskesmas Banjarsari Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi.

Diagnosanya Kebanyakan Gatal – Gatal , Posko Pengobatan Kesehatan bertempat di rumah kediaman pak Lurah sukahurip.

Saat awak media sambangi atau konfirmasi Ke Lukman Kholid S.i.p. selaku kasih pemerintahan Desa sukahurip kecamatan Sukatani.

“Mengatakan banjir yang dialami di desa sukahurip ada, 11 Rt dan 7 Rw ketinggian banjir hampir mencapai 30 sampai 40 centi meter. Dan di perumahan ada 4 Rw yaitu Rw 7,8,9, dan 10.Dan untuk di kampung ada rw.1,5 dan 6 , yang terkena banjir ada 623 kk dan 1800 jiwa, harapan kami selaku pegawai desa sukahurip kepada dinas kesehatan agar membuka posko pengobatan kesehatan agar lebih inten dalam minggu ini, minimalnya ada posko agar masyarakat bisa berobat karena banyak yang terjangkit penyakit kulit, asma dan lain – lain.jadi Saya berharap puskesmas Banjarsari agar benar – benar membuka poskonya yang maksimal” pungkasnya.

Bacaan Lainnya

Masih kata Lukman” bagi pengembang bisa melihat langsung memang betul di perumahan BKI dan TBK ini perumahan komersil, jangan hanya menjual tapi memperhatikan, mereka kan menjual perumahan ini ke manusia bukan ke hewan makanya harus di perhatikan penghuninya, apa lagi untuk pail banjir ( drainase) itu harus di gali / keruk karena drainase sangat dangkal, yang kedua danau – danau yang di perumahan BKI ada (4) danau dan tidak terurus itu masih tanggung jawab pengembang. dan di TBK ada (2) dua danau itu juga masih tanggung jawab pengembang. danau tersebut tidak terurus akhirnya dampaknya ke kampung – kampung kediaman warga menjadi banjir, saya berharap untuk pengembang di perumahan BKI dan TBK untuk segera turun dan memperhatikan dampak banjir di perumahan, jangan hanya Menjual rumah saja perhatikan juga dampak banjirnya ” Tegasnya”. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *