Pemkot Bandung Terus Mengakselerasi Kinerja Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengakselerasi kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam penyelesaian berbagai keluhan umum masyarakat. Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema mengatakan, sejumlah keluhan umum masyarakat berkaitan dengan ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum). Antara lain soal kemacetan, banjir, jalan rusak, trotoar, pasar tumpah, parkir liar, serta fasilitas penerangan jalan atau penerangan umum hingga penataan PKL. SelanjutnyaJelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Samosir Gelar Anjangsana dan Salurkan Bantuan kepada WarakauriDalam konteks menghadirkan ketentraman dan ketertiban umum itu menjadi urusan wajib layanan dasar dan merupakan hak masyarakat. Kita harus sigap merespon keluhan tersebut,” ujarnya saat memberi arahan pada Rapat Koordinasi Trantibum di Balai Kota Bandung, Senin 4 Maret 2024. Ia mendorong seluruh jajaran Pemkot Bandung, untuk meningkatkan “sense of crisis” dalam menghadapi keluhan masyarakat. SelanjutnyaWakil Bupati Samosir Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025Ema menyebut, saat ini Pemkot Bandung tengah konsentrasi menyelesaikan lima titik pembenahan yakni penataan PKL […]

Sampah Menggunung, Pemkot Bandung Beri Sanksi Pengelola Pasar Caringin

Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan sanksi kepada pengelola Pasar Caringin, Kota Bandung, Jawa Barat. Sanksi diberikan karena pengelola tidak bisa menyelesaikan tumpukan sampah yang ada di area tersebut. Kami memberikan tenggat waktu 14 hari untuk membersihkan dan mengangkut sampah. Sanksi yang diberikan beruapa sanksi administratif yang mana ada beberapa kewajiban harus dipenuhi,” tegas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Dudi Prayudi, Jumat, 3 Januari 2025. SelanjutnyaDugaan Ijon Proyek Pemkab Bekasi  Kubu Ade Kuswara Klaim Uang PinjamanMenurut Dudy, salah satu sanksi yang diberikan ke pengelola Pasar Caringin ialah untuk segera mengangkut sampah dengan batas waktu 14 hari, untuk sampah lama harus diangkut ke TPA berizin. Selain itu, pengelola Pasar Caringin diminta untuk mengolah sampah yang terkumpul di pasar. Kami juga mendapatkan informasi, jika pengelola pasar pun tengah mengajukan permohonan peminjaman lahan milik Provinsi Jabar di wilayah tersebut,” ungkap Dudy. SelanjutnyaMantan Anggota BPD 3 Periode, Mawa Sumpena Siap […]

Pemerintah kota Bandung Terus Berupaya Menjaga Stabilitas Harga Pangan Di Tengah Ekonomi Nasional

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan di tengah dinamika ekonomi nasional. Salah satunya melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kamis, 19 Juni 2025 12:48 Kegiatan ini disambut antusias oleh warga karena menjual bahan pokok di bawah harga pasar. Kali ini, GPM digelar di kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kamis 19 Juni 2025. SelanjutnyaDugaan Ijon Proyek Pemkab Bekasi  Kubu Ade Kuswara Klaim Uang PinjamanSalah satu warga, Lia (33) mengaku terbantu dengan hadirnya GPM. Di sini lebih mudah, dekat dengan rumah juga. Jadi tidak perlu jauh ke pasar,” tuturnya. SelanjutnyaMantan Anggota BPD 3 Periode, Mawa Sumpena Siap Bawa Perubahan untuk Desa Jayabakti Disinggung soal harga, ia pun mengatakan relatif lebih murah dibanding di pasar. SelanjutnyaJelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Samosir Gelar Anjangsana dan Salurkan Bantuan kepada WarakauriHarga relatif terjangkau, meskipun beda sedikit Rp.1000 – Rp. 2.000an,” ungkapnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin yang meninjau GPM menuturkan, gerakan […]

Berita, Daerah, Nasional, News, Pemerintahan

DPRD : Pemerintah Kota Yogyakarta – Memaksimalkan Pengendalian HIV dan AIDS Perlu Intervensi Khusus ( Dalam Hal Penertiban di Jam Aktifitas Masyarakat Sekitar Dengan Bentuk Masuk & Keluar Pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta)

TEMPORATUR – YOGYAKARTA , Pengendalian penyakit membutuhkan sinergisitas semua komponen untuk memaksimalkan terciptanya kondisi kesehatan masyarakat yang prima, demikian juga secara spesifik dalam penanganan penyakit menular HIV dan AIDS di Kota Yogyakarta. Sejak Juli 2019 hingga saat ini, beberapa elemen masyarakat melakukan konsolidasi dan program untuk merespon kondisi HIV dan AIDS di Kota Yogyakarta, elemen ini tergabung dalam Forum Pengendalian HIV dan AIDS Berbasis Masyarakat (FORBAS) Kota Yogyakarta, yang terdiri dari: PKBI Kota Yogyakarta, Yayasan Kebaya Yogyakarta, Perkumpulan Pita Merah Jogja, UPKM/CD Bethesda YAKKUM, dan Warga Peduli AIDS (WPA) 8 Kelurahan: Suryodiningratan, Gedongkiwo, Giwangan, Warungboto, Kricak, Bener, Sosromenduran, dan Pringgokusuman,” papar Agus Triyanto dari PKBI Kota Yogyakarta di Ruang Rapat 5 Lt. 2 Gedung DPRD Kota Yogyakarta Selasa, 17/06/2025. SelanjutnyaDugaan Ijon Proyek Pemkab Bekasi  Kubu Ade Kuswara Klaim Uang PinjamanData Kasus HIV tahun 1993 – 2024 berdasarkan jenis kelamin di Kota Yogyakarta: Jenis Kelamin HIV Laki-laki 1.235 AIDS 233 Perempuan […]

MALINDO : Kesepakatan Terjalin Di Kuala Lumpur Sekretariat Perkumpulan Indonesia – Malaysia

Temporatur – Kuala Lumpur, 16 Juni 2025 – Indonesia dan Malaysia memiliki banyak kesamaan, seperti bahasa, budaya, sejarah, letak geografis, dan agama. Berikut adalah beberapa poin penting yang menggambarkan kesamaan dan hubungan antara kedua negara: Kesamaan Indonesia dan Malaysia SelanjutnyaDugaan Ijon Proyek Pemkab Bekasi  Kubu Ade Kuswara Klaim Uang Pinjaman1. Bahasa: Bahasa Melayu di Malaysia mirip dengan bahasa Indonesia. 2. Budaya: Kedua negara memiliki latar belakang budaya yang mirip, termasuk adat istiadat dan arsitektur tradisional. 3. Sejarah: Kedua negara memiliki sejarah kerajaan, agama, dan keturunan yang sama. 4. Letak geografis: Malaysia adalah negara tetangga Indonesia yang paling dekat. 5. Hubungan: Kedua negara memiliki hubungan saling membantu dan perasaan senasib sepenanggungan sebagai negeri yang terjajah. 6. Agama: Indonesia dan Malaysia mayoritas beragama Islam. Implikasi dari Hubungan Serumpun SelanjutnyaMantan Anggota BPD 3 Periode, Mawa Sumpena Siap Bawa Perubahan untuk Desa Jayabakti1. Identitas bersama: Kedua negara memiliki identitas bersama karena kesamaan-kesamaan tersebut. 2. Akulturasi […]

Turnamen Slowpitch 2025 Resmi Ditutup Wali Kota Bandung: Ajang Pembinaan Atlet dan Penguatan Sportivitas

Bandung – temporatur.com Wali Kota Bandung, H. Muhammad Farhan, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Turnamen Slowpitch 2025 dalam sebuah seremoni penuh semangat di Sarana Olahraga (SOR) Lodaya, Jalan Lodaya No. 20, Kota Bandung, Minggu (15/6/2025). Kegiatan penutupan ini menjadi penanda suksesnya penyelenggaraan turnamen yang berlangsung selama tiga hari, dari Jumat (13/6) hingga Minggu (15/6). SelanjutnyaDugaan Ijon Proyek Pemkab Bekasi  Kubu Ade Kuswara Klaim Uang Pinjaman Turut hadir dalam acara penutupan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar, Ketua Panitia Pelaksana dr. Agung Firmansyah Sumantri, SP.PD, Kham, MMRS, anggota Dewan Kota Bandung Alan dan FINANSIM, serta berbagai tokoh masyarakat, pecinta olahraga, dan komunitas slowpitch di Kota Bandung. SelanjutnyaMantan Anggota BPD 3 Periode, Mawa Sumpena Siap Bawa Perubahan untuk Desa Jayabakti Turnamen ini diikuti oleh 203 peserta berusia 20–40 tahun yang tergabung dalam tujuh tim, dan mempertandingkan 23 laga secara terbuka untuk umum. Atmosfer kompetisi penuh sportivitas ini berhasil […]

BANK ACEH TRENDING TOPIK : Ada BANK ( Tanpa Modal ) , Kinerja di Perbankan Bisa KORUPSI??? – Gimana Coba Sobat Netizens Na’as Hukum seperti di IDEMI, Pejabat SAWAH yang suka MACULI Uang Nasabah?

TEMPORATUR.COM – Banda Aceh, Gubernur Aceh Muzakir Manaf telah mengajukan dua nama calon Direktur Utama untuk PT Bank Aceh Syariah. Nama Syahrul, kini menjabat sebagai Pemimpin Divisi Perencanaan, disebut-sebut sebagai kandidat terkuat. Namun, perebutan kursi panas ini tak sesederhana proses administratif biasa. Di baliknya, bergulung persoalan-persoalan lama yang tak kunjung tuntas—dari soal moral, pengawasan publik, hingga etika informasi. Bank Aceh adalah satu-satunya bank milik rakyat Aceh. Namun dalam praktik, institusi ini lebih menyerupai sapi perah: bukan hanya bagi elite pemegang kekuasaan, tapi juga sebagian oknum birokrat, pengusaha, dan oknum jurnalis. Selama dua tahun terakhir, posisi Direktur Utama menjadi medan tarik-menarik kekuasaan yang minim transparansi. Nama Fadhil Ilyas, misalnya, telah dua kali gagal disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan—pada 2022 dan kembali ditolak pada 2024 melalui dokumen resmi SR-100/PB.101/2022 dan SR-343/PB.02/2024. SelanjutnyaDugaan Ijon Proyek Pemkab Bekasi  Kubu Ade Kuswara Klaim Uang PinjamanSyahrul, sejauh ini, tidak memiliki jejak penolakan. Pengalamannya sebagai pejabat eksekutif […]

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.