Kemenag Bondowoso Gelar Seminar Guru PAI, Kanwil Jatim Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter
- account_circle ALI.M
- calendar_month 59 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BONDOWOSO – Temporatur.com
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso menggelar Seminar Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) bertema “Santri Berdaya, Guru PAI Mendunia” di Ballroom Grand Padis, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I.; Kepala Bidang PAIS Kanwil Kemenag Jatim, Dr. Moh. Amak Burhanudin, M.Pd.I.; Kepala Kemenag Bondowoso, Dr. H. Ali Masyhur, S.Ag., M.H.I.; serta Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag.
Dalam penyampaiannya, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, menekankan pentingnya penguatan kualitas pendidikan agama Islam melalui peningkatan profesionalisme guru dan pembentukan karakter peserta didik. Guru PAI diharapkan mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia.
Sementara itu, Kepala Kemenag Bondowoso, Dr. H. Ali Masyhur, mengapresiasi penyelenggaraan seminar tersebut.Menurutnya, tema “Santri Berdaya, Guru PAI Mendunia” mengandung pesan strategis bahwa kekuatan iman dan akhlak harus berjalan beriringan dengan penguasaan ilmu pengetahuan, kompetensi, serta kemampuan beradaptasi.
Ia menegaskan, guru PAI tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebaikan, membangun karakter, menumbuhkan toleransi, dan menjadi teladan bagi peserta didik.
Para guru juga didorong untuk meningkatkan kompetensi, mengembangkan metode pembelajaran inovatif, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta memperkuat kolaborasi demi meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam.
Melalui seminar ini, diharapkan terbangun sinergi dan profesionalisme guru PAI dalam mewujudkan generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan global.
- Penulis: ALI.M
- Editor: ILHAM ILYAS





Saat ini belum ada komentar