Kemacetan di Simpang Delta Silicon 8-Bahkilong Makin Padat pada Jam Kerja
- account_circle Redaksi
- calendar_month 3 menit yang lalu
- print Cetak

Keterangan foto : Kemacetan di Simpang Delta Silicon 8-Bahkilong Makin Padat pada Jam Kerja
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kemacetan di Simpang Delta Silicon 8-Bahkilong Makin Padat pada Jam
Kerja
BEKASI – TEMPORATUR.COM
Wilayah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi Kemacetan masih menjadi persoalan yang kerap terjadi di Simpang Delta Silicon 8 Bahkilong, Jalan KH. Raden Ma’mun Nawawi, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Kepadatan lalu lintas terutama terjadi pada pagi dan sore hari ketika aktivitas pekerja kawasan industri meningkat.
Jalan KH. Raden Ma’mun Nawawi merupakan jalan provinsi yang membentang dari wilayah Cikarang hingga Cibarusah. Ruas jalan tersebut menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat dan pekerja yang melakukan perjalanan menuju kawasan industri maupun permukiman di sepanjang jalur tersebut.
Statusnya sebagai jalan provinsi membuat penanganan infrastruktur pada ruas ini melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Berdasarkan pengamatan di lokasi pada Jumat pagi 4 Oktober 2025, arus kendaraan yang cukup padat berasal dari arah Cibarusah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh banyaknya pekerja yang menggunakan jalur tersebut untuk menuju kawasan industri.
Kepadatan juga terlihat dari arah Serang ketika kendaraan mendekati kawasan simpang, terutama pada saat volume kendaraan meningkat.
Sementara itu, akses menuju kawasan Delta Silicon 8 berada di sisi barat sehingga kendaraan yang masuk dan keluar kawasan industri turut memengaruhi arus lalu lintas di sekitar simpang.
Kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut juga telah mendapat perhatian dari petugas. kepolisian.
Sementara itu berdasarkan laporan Polsek Serang Baru pada 24 September 2026, petugas melakukan pengaturan lalu lintas di Pertigaan Bahkilong sekitar pukul 16.00 WIB untuk mengantisipasi kepadatan. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan pada pagi hari. Sebelumnya, pada 17 Juli 2026, pengaturan lalu lintas dilakukan mulai pukul 06.00 WIB di Pertigaan Bahkilong dan Gerbang Delta Silicon 8.
Untuk mengatasi kemacetan dalam jangka panjang, pembangunan flyover dapat menjadi salah satu solusi yang dapat dikaji. Berdasarkan kondisi arus kendaraan di lokasi, flyover dapat dirancang untuk meneruskan arus utama dari arah Serang menuju Cibarusah dan sebaliknya.
Dengan demikian, kendaraan yang hanya melintasi jalan utama tidak perlu berhenti atau terlalu banyak berinteraksi dengan kendaraan yang akan masuk dan keluar dari Bahkilong maupun kawasan Delta Silicon 8.
Secara perkiraan, flyover dapat dimulai dari ruas jalan utama sebelum titik pertemuan arus kendaraan, kemudian melintasi area Pertigaan Bahkilong dan akses Delta Silicon 8, lalu berakhir setelah melewati titik pertemuan arus tersebut. Sementara itu, kendaraan yang menuju Bahkilong dan Delta Silicon 8 tetap dapat menggunakan jalur di bawah flyover.
Konsep ini dapat membantu memisahkan kendaraan yang hanya melintas dengan kendaraan yang akan berbelok atau memasuki kawasan sekitar simpang.
Pembangunan flyover perlu disertai kajian teknis untuk menentukan trase, termasuk titik awal dan akhir pembangunan. Kajian tersebut perlu mempertimbangkan volume kendaraan, kebutuhan lahan, akses menuju kawasan industri dan permukiman, keselamatan pengguna
jalan, serta kondisi badan jalan. Hal ini penting karena pembangunan flyover berpotensi menggunakan sebagian badan jalan atau lahan di sekitar simpang.
Akses masyarakat dan kawasan industri juga perlu tetap dipertahankan selama pembangunan. maupun setelah flyover beroperasi. Apabila terdapat akses yang terdampak, perlu dilakukan. penataan atau penyediaan akses pengganti agar aktivitas masyarakat dan kawasan industri tetap berjalan.
Jalur di bawah flyover juga perlu dilengkapi dengan rambu dan marka yang jelas serta pengaturan arus kendaraan untuk mencegah munculnya titik kemacetan baru..
Karena Jalan KH. Raden Ma’mun Nawawi berstatus sebagai jalan provinsi, pembahasan. mengenai pembangunan flyover dapat melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai pihak yang berwenang terhadap ruas tersebut. Koordinasi juga diperlukan bersama Pemerintah.
Kabupaten Bekasi, Dinas Perhubungan, kepolisian, serta pihak kawasan industri. Sebelumnya, pekerjaan pelebaran ruas Jalan KH. Raden Ma’mun Nawawi juga telah melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Apabila pembangunan flyover belum disetujui atau belum memungkinkan untuk dilakukan, terdapat beberapa alternatif yang dapat diajukan. Pertama, pelebaran jalan atau penambahan lajur pada bagian yang memungkinkan untuk meningkatkan kapasitas kendaraan. Hal ini juga sejalan dengan adanya pekerjaan pelebaran pada ruas Jalan KH. Raden Ma’mun Nawawi yang sebelumnya telah dilakukan dan dilanjutkan dengan persetujuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kedua, pengaturan lalu lintas pada jam sibuk dapat diperkuat, terutama pada pagi dan sore hari ketika arus kendaraan meningkat. Petugas dapat ditempatkan pada titik-titik yang mengalami penumpukan untuk mengatur pergerakan kendaraan.
Ketiga, pengaturan waktu dan pola keluar masuk kendaraan kawasan industri dapat diterapkan agar kendaraan tidak menumpuk pada waktu yang sama. Jalur alternatif juga dapat dikaji untuk mengurangi beban kendaraan yang melewati simpang utama.
Kemacetan di Simpang Delta Silicon 8-Bahkilong membutuhkan penanganan yang mempertimbangkan kebutuhan pekerja kawasan industri dan masyarakat sekitar. Pembangunan flyover dapat menjadi salah satu pilihan jangka panjang, sementara pelebaran. jalan, pengaturan lalu lintas, dan penataan arus kendaraan industri dapat menjadi alternatif apabila pembangunan flyover belum memungkinkan.
Dengan koordinasi antara pemerintah, petugas lalu lintas, pihak industri, dan masyarakat, penanganan kemacetan di kawasan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara lebih terencana.
Sumber: Polsek Serang Baru, 17 Juli 2026 dan 24 September 2026; Pemerintah Kabupaten Bekasi: ANTARA.
- Penulis: Redaksi
- Editor: Redaksi
- Sumber: https://temporatur.com/


Saat ini belum ada komentar