SWI JABAR AUDIENSI DENGAN DISKOMINFO JABAR, BAHAS KEMITRAAN MEDIA DAN KETERBUKAAN INFORMASI
- account_circle Swi
- calendar_month 17 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Temperatur.com
BANDUNG — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Jawa Barat melakukan audiensi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang konstruktif serta memperkuat sinergi antara insan pers dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua DPW SWI Jawa Barat, Edi Suprapto, dan dihadiri jajaran pengurus serta anggota SWI Jabar. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh semangat kolaborasi, khususnya dalam mendorong terciptanya kemitraan yang profesional antara media dan pemerintah.
Dalam audiensi tersebut, SWI Jabar menyampaikan sejumlah masukan terkait mekanisme kerja sama media, transparansi pengelolaan informasi publik, serta pentingnya memberikan kesempatan yang setara kepada perusahaan media yang memiliki legalitas dan menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua DPW SWI Jawa Barat, Edi Suprapto, mengatakan bahwa media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial dan edukasi kepada masyarakat.
Kami datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga ingin memperoleh kejelasan mengenai mekanisme kemitraan media yang diterapkan Diskominfo Jabar. Transparansi dan keterbukaan menjadi hal penting agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di kalangan perusahaan media, ujar Edi Suprapto.
Menurut Edi, keberadaan media lokal dan regional memiliki kontribusi penting dalam menyebarluaskan informasi mengenai program dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat, termasuk hingga ke tingkat daerah dan akar rumput.
Karena itu, kata dia, diperlukan pola komunikasi dan kemitraan yang objektif, transparan, profesional, serta mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Selain membahas persoalan kemitraan media, SWI Jabar turut menyampaikan pandangan mengenai pentingnya implementasi keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Keterbukaan informasi dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat. Akses terhadap informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan juga diperlukan untuk mendukung partisipasi publik dalam mengawal pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Diskominfo Jabar menerima berbagai masukan yang disampaikan SWI Jabar sekaligus memberikan penjelasan mengenai mekanisme dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Audiensi kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk terus membangun komunikasi yang sehat, profesional, dan konstruktif antara pemerintah daerah dan insan pers.
Melalui pertemuan tersebut, SWI Jabar berharap sinergi antara pemerintah dan media dapat semakin diperkuat, sehingga fungsi kontrol sosial, edukasi publik, serta penyebarluasan informasi pembangunan dapat berjalan secara optimal dan berkesinambungan demi kepentingan masyarakat Jawa Barat.
- Penulis: Swi
- Editor: Andi Setiawan
- Sumber: Swi




Saat ini belum ada komentar