Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Bocah 8 Tahun Hampir Tenggelam di Sungai SS Srengseng Hilir, Warga Desak Pemasangan Pagar Pembatas di Taman BSA 1 Sukatani

Bocah 8 Tahun Hampir Tenggelam di Sungai SS Srengseng Hilir, Warga Desak Pemasangan Pagar Pembatas di Taman BSA 1 Sukatani

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bocah 8 Tahun Hampir Tenggelam di Sungai SS Srengseng Hilir, Warga Desak Pemasangan Pagar Pembatas di Taman BSA 1 Sukatani

BEKASI – Temporatur.com

Seorang anak berusia 8 tahun dilaporkan hampir tenggelam di aliran Sungai SS Srengseng Hilir, Sukatani, Kabupaten Bekasi peristiwa yang hampir menelan korban nyawa tesebut  terjadi  sekira pukul 14.00 WIB pada Minggu (28/6/2026).

Korban yang diduga bernama Davi tersebut beruntung dapat diselamatkan oleh warga di lokasi kejadian.Insiden ini memicu kekhawatiran mendalam dari masyarakat setempat terkait aspek keselamatan di area publik.

Aliran sungai tersebut berbatasan langsung dengan Taman BSA 1 Sukatani, tempat anak-anak sering bermain.

Keterangan foto : Raka Bagaskara Pemuda Sukamulya Warga Sukatani

Keterangan foto : Raka Bagaskara Pemuda Sukamulya Warga Sukatani

Desak Pemasangan Pagar Pembatas

Pascainsiden tersebut, Raka Bagaskara salah warga  Sukamulya Kecamatan Sukatani melayangkan desakan kuat kepada Perum Jasa Tirta (PJT) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Keberadaan taman yang menjadi pusat aktivitas warga dinilai sangat berbahaya jika tidak dilengkapi pengaman yang memadai.

Warga meminta pihak berwenang segera mengambil tindakan nyata:Pasang pagar pengaman di sepanjang perbatasan taman.

“Kami meminta kepada pihak  BBWS dan PJT seharusnya memasang Pagar pembatas dan selalu ada evaluasi dikarenakan taman di area Sungai SS Srengseng Hilir ini kadang menjadi pusat bermain warga khususnya anak – anak, kami berharap segera pihak BBWS dan PJT untuk membuat Pagar pembatas agar tidak terjadi dan memakan korban, tegas  Raka.

Tutup akses langsung dari area bermain menuju bibir sungai

Cegah fatalitas serupa di masa mendatang demi keselamatan anak-anak.Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pihak PJT dan BBWS segera merespons tuntutan ini sebelum memakan korban jiwa.

(SS/Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less