700 Jamaah Hadiri Talkshow dan Kajian Muharram 1448 H Majelis Taklim MKBD di Bandung

700 Jamaah Hadiri Talkshow dan Kajian Muharram 1448 H Majelis Taklim MKBD di Bandung

Temperatur.com

‎Bandung, – Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan perdana Talkshow dan Kajian Muharram 1448 H yang diselenggarakan Majelis Taklim MKBD dengan tema  Momentum Hijrah Menjadi Insan Rahmatan Lil ‘Alamin Melalui Ilmu, Ukhuwah, dan Muamalah.  Kegiatan yang berlangsung di Bandung ini berhasil menarik sekitar 700 jamaah dari berbagai kalangan.

IMG 20260616 WA0077

‎Tingginya minat masyarakat membuat panitia harus menambah kapasitas peserta. Kuota awal yang disiapkan untuk sekitar 250 orang bahkan habis hanya dalam waktu dua hari sejak pendaftaran dibuka. Jumlah pendaftar terus meningkat hingga mencapai sekitar 700 peserta.

‎Ketua Majelis Taklim MKBD yang juga Ketua Yayasan MHM, Selvi Lusiana, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan perdana tersebut. Menurutnya, Majelis Taklim MKBD merupakan salah satu program unggulan Yayasan MHM yang telah berdiri sejak 1992 dan berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan serta sosial bagi masyarakat.

‎Alhamdulillah, kegiatan perdana ini menjadi momentum bersejarah bagi kami. Majelis Taklim MKBD baru diluncurkan pada Maret 2026 dan Kajian Muharram 1448 H dapat terlaksana dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh narasumber, tamu undangan, sponsor, keluarga besar yayasan, serta semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, ujar Selvi,

Bacaan Lainnya

1781622694206

‎Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diperuntukkan bagi peserta yang telah melakukan registrasi sebelumnya. Selain mengikuti kajian dan talkshow, para jamaah juga dapat menikmati bazar UMKM, pembagian puluhan hadiah menarik, serta fasilitas parkir yang disediakan di Basement Masjid Agung Bandung.

‎‎Untuk menambah suasana kebersamaan, panitia mengimbau peserta mengenakan busana bernuansa soft neutral colour seperti cream, beige, ivory, dan mocha, meskipun ketentuan tersebut tidak bersifat wajib.

‎‎Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan daerah sebagai narasumber, di antaranya Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Ketua DPRD Jawa Barat Dr. H. Bucky Wibawa Karya Guna, M.Si., Prof. Hj. Diana Sari, S.E., M.Mg., Ph.D., pengusaha muslimah Hj. Rizky Ananda Musa, serta musisi dan budayawan legendaris nasional Dr. (H.C.) Sam Bimbo.

‎Kegiatan turut dibuka oleh Yakin selaku Ketua Pembina MHM yang juga menjabat sebagai Ketua Baznas Indonesia. Sementara kajian utama disampaikan oleh Ustadz Fatih Karim yang mengajak jamaah memaknai hijrah sebagai upaya memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta meningkatkan kebermanfaatan dalam kehidupan bermasyarakat.

‎Kehadiran para tokoh tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah sekaligus memperkuat pesan utama kegiatan bahwa ilmu, silaturahmi, dan kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berdaya.

‎Selvi berharap Majelis Taklim MKBD dapat menjadi wadah yang konsisten dalam memperluas wawasan keislaman, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

‎Harapan kami ke depan, semakin banyak jamaah yang bergabung, semakin luas ilmu yang dapat dibagikan, dan semakin kuat jalinan silaturahmi di tengah masyarakat,  katanya.

‎‎Selain menggelar kajian rutin setiap tiga bulan, Yayasan MHM juga aktif menjalankan berbagai program sosial yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Program tersebut meliputi Jumat Berkah, pernikahan massal bagi penyandang disabilitas, Rumah Tahfidz, bantuan tanggap bencana, kunjungan ke panti asuhan, bantuan bagi panti jompo, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.

‎‎Untuk program Majelis Taklim, kegiatan berpusat di kawasan Jalan Kimaja, Bandung. Sementara Rumah Tahfidz berada di wilayah Pandanwangi-Kencanawangi dan terbuka bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang ingin belajar Al-Qur’an.

‎Meski demikian, Selvi mengakui masih terdapat tantangan dalam pengembangan program, terutama terkait keterbatasan fasilitas tempat kegiatan.

‎Saat ini kapasitas tempat masih terbatas dan hanya mampu menampung sekitar 300 orang. Namun dengan niat baik serta dukungan masyarakat, kami yakin Allah SWT akan memberikan kemudahan,” tuturnya.

‎Melalui Majelis Taklim MKBD, Yayasan MHM berharap dapat terus berkembang menjadi ruang positif bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya dalam menimba ilmu, memperkuat persaudaraan, serta memperluas gerakan sosial yang memberikan manfaat bagi banyak ora

( Andi )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *