Taput – Temporatur.com |Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, S.Si., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk terus bersinergi dengan institusi keagamaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.
Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri Perayaan Ekaristi sekaligus Inaugurasi dan Pelantikan Dewan Pastoral Paroki (DPP) Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan di Desa Lumban Sormin, Kecamatan Pangaribuan, Minggu (7/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Mgr. Kornelius Sipayung dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta ribuan umat Katolik.
Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan merupakan paroki baru hasil pemekaran dari Paroki Tarutung yang membawahi 19 stasi di Kecamatan Garoga, Pangaribuan, Sipahutar, dan Siatas Barita.
Dalam kesempatan itu, Uskup Agung Medan menyampaikan rencana pembangunan sekolah Katolik di Pangaribuan dan berharap mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Menanggapi hal tersebut, Bupati JTP menyatakan kesiapan Pemkab Taput untuk mendukung penuh pembangunan sekolah tersebut sebagai investasi bagi peningkatan mutu pendidikan generasi muda.
“Pemerintah dan gereja memiliki tujuan yang sama, yaitu melayani masyarakat. Karena itu, kami menyambut baik dan siap mendukung pembangunan sekolah Katolik di Pangaribuan,” tegas Bupati.
Bupati juga mengapresiasi kontribusi institusi Katolik di bidang pendidikan dan kesehatan yang selama ini turut mendukung pembangunan daerah. Di akhir sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada pengurus DPP dan Pastor Paroki yang baru dilantik serta mengajak seluruh umat Katolik menjadi garam dan terang di tengah masyarakat dengan bersama-sama mengurangi kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menjaga kelestarian lingkungan di Tapanuli Utara.(NH)















