Edukasi Hukum Sejak Dini, Kejati Jabar Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah di SMAN 1 Batujajar
Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) terus berkomitmen dalam menekan angka kriminalitas di kalangan pelajar. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan Penyuluhan Hukum “Jaksa Masuk Sekolah” (JMS) yang digelar di SMAN 1 Batujajar pada Rabu (01/04/2026).
Kegiatan edukatif ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, S.H., M.H. Dalam paparannya, ia membawakan materi krusial bertajuk “Peran Kejati Jabar dalam Mengatasi Kenakalan Remaja”.
Program ini bertujuan untuk membangun fondasi kesadaran hukum dan karakter bagi para siswa sejak dini. Kejati Jabar menyoroti berbagai isu sensitif yang marak di lingkungan remaja, mulai dari bahaya tawuran antar-pelajar, penyalahgunaan narkotika dan minuman keras, pelanggaran lalu lintas, hingga batasan dalam bermedia sosial agar tidak terjerat UU ITE.
“Melalui Jaksa Masuk Sekolah, kami berupaya menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas. Kami ingin generasi penerus bangsa ini tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga taat hukum dan mampu menjauhi perilaku menyimpang,” ujar Nur Sricahyawijaya.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi interaktif. Para siswa aktif melontarkan pertanyaan kritis mengenai peran hukum dalam kehidupan sehari-hari serta tips menghindari pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa SMAN 1 Batujajar dapat menjadi pelopor ketertiban di masyarakat dan menjadi pribadi yang lebih mawas diri terhadap segala bentuk tindakan yang berpotensi melanggar hukum.
(Red)
Sumber : Humas Kejati Jabar















