Pascabanjir, Pemkab Bekasi Salurkan 9,7 Ton Benih Padi untuk Petani Cabangbungin

Pascabanjir, Pemkab Bekasi Salurkan 9,7 Ton Benih Padi untuk Petani Cabangbungin
Keterangan foto : foto ilustrasi (dok.istimewa)

Pascabanjir, Pemkab Bekasi Salurkan 9,7 Ton Benih Padi untuk Petani Cabangbungin

Bekasi – Temporatur.com

Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pertanian terus mempercepat pemulihan sektor pertanian yang terdampak bencana alam. Terbaru, sebanyak 9.750 kilogram (9,75 ton) bantuan benih padi disalurkan kepada para petani di Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin, pada Rabu (25/02/2026).

Penyaluran ini menandai Cabangbungin sebagai wilayah ketiga yang menerima bantuan serupa, menyusul langkah serupa yang sebelumnya telah dilakukan di Kecamatan Karangbahagia dan Sukakarya.

Ketua Tim Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dodo Hadi Triwardoyo, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan stimulus agar roda ekonomi petani kembali berputar.

“Kami berharap petani segera memanfaatkan benih ini untuk budidaya kembali. Fokus utama kami adalah memastikan produksi padi daerah tetap terjaga dan petani yang terdampak tidak berlarut dalam kerugian,” ujar Dodo.

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Koordinator Penyuluh Kecamatan Cabangbungin bersama Danramil Cabangbungin kepada perwakilan petani, Ust. Jejen.

Acara ini juga dikawal oleh jajaran Babinsa, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta penyuluh lapangan untuk memastikan distribusi tepat sasaran.

Dodo menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan teknis secara intensif melalui penyuluh pertanian. Hal ini bertujuan agar proses tanam ulang pascabanjir dapat berjalan optimal guna menjaga stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi.

Di lokasi yang sama, Ust. Jejen selaku perwakilan petani Desa Jayabakti menyampaikan apresiasinya atas respon cepat dari pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi dan Kementerian Pertanian RI. Bantuan 9.750 kg benih ini sangat berarti bagi kami untuk memulai kembali musim tanam yang sempat terhambat banjir,” pungkasnya.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *