Sambut Ramadhan 1447 H, BKKBN Banten Santuni Anak Yatim Keluarga Risiko Stunting demi Indonesia Emas 2045

Sambut Ramadhan 1447 H, BKKBN Banten Santuni Anak Yatim Keluarga Risiko Stunting demi Indonesia Emas 2045
Dok. Temporatur. com

Sambut Ramadhan 1447 H, BKKBN Banten Santuni Anak Yatim Keluarga Risiko Stunting demi Indonesia Emas 2045

SERANG, – Temporatur. com

Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, Perwakilan BKKBN Provinsi Banten menunjukkan aksi nyata dalam memperkuat ketahanan keluarga.

Bertempat di Aula Kidang Kencana, BKKBN Banten menggelar bakti sosial bertajuk “Berbagi Bersama Anak Yatim Keluarga Risiko Stunting (KRS)” sebagai langkah strategis menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan bentuk intervensi spesifik untuk memastikan anak-anak dari keluarga berisiko stunting tetap mendapatkan perhatian, baik dari sisi nutrisi maupun dukungan moral.
Kolaborasi Lintas Sektor
Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Banten menegaskan bahwa tantangan stunting adalah persoalan kompleks yang memerlukan gotong royong. Dalam aksi kali ini, BKKBN menggandeng LAZ Qalamul Umran Indonesia dan ormas Laskar Merah Putih (LMP) Banten untuk menyalurkan santunan kepada 35 anak yatim kategori KRS.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Sinergi dengan lembaga zakat dan organisasi masyarakat sangat krusial untuk memastikan bantuan tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan,” ujar Plt. Kaper BKKBN Banten dalam sambutannya, Rabu 18/2.

Bacaan Lainnya

Investasi Jangka Panjang melalui 8 Fungsi Keluarga
Selain penyerahan bantuan materiil, acara ini diisi dengan siraman rohani untuk memperkuat aspek spiritual keluarga dalam menyambut bulan puasa. BKKBN Banten menekankan pentingnya penguatan 8 Fungsi Keluarga sebagai benteng utama pencegahan stunting.

Melalui kegiatan ini, BKKBN Banten berharap dapat memicu semangat kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat. Dengan gizi yang tercukupi dan ketahanan keluarga yang kokoh, anak-anak yatim dari keluarga berisiko stunting diharapkan dapat tumbuh optimal dan menjadi bagian dari sumber daya manusia berkualitas di masa depan.
Investasi pada anak-anak hari ini adalah kunci utama keberhasilan pembangunan nasional di masa depan.

(Jimy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *