Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Proyek Normalisasi Sungai Srengseng Hilir Senilai 47 Miliar Disorot, Pembangunan Pintu Air di Sukamulya Diduga Asal Jadi

Proyek Normalisasi Sungai Srengseng Hilir Senilai 47 Miliar Disorot, Pembangunan Pintu Air di Sukamulya Diduga Asal Jadi

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Proyek Normalisasi Sungai Srengseng Hilir Senilai 47 Miliar Disorot, Pembangunan Pintu Air di Sukamulya Diduga Asal Jadi

BEKASI – Temporatur.com

Paket proyek Normalisasi Sungai Srengseng Hilir di bawah naungan BBWS Citarum senilai Rp47 Miliar kini tengah menjadi sorotan tajam. Proyek yang dikerjakan oleh PT Basuki Rahmanta Putra tersebut diduga mengalami cacat mutu dan gagal konstruksi pada pembangunan pintu air di wilayah Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.

youtube placeholder image

Berdasarkan pantauan tim investigasi Temporatur.com pada Minggu, 8 Februari 2026, ditemukan sejumlah kejanggalan dalam proses perbaikan pintu air tersier di lokasi tersebut.

Meski sedang dalam tahap perbaikan, desain konstruksi yang diterapkan dinilai sangat mengkhawatirkan dan tidak memenuhi standar keamanan.

Temuan Kejanggalan Konstruksi

Beberapa poin krusial yang ditemukan di lapangan antara lain:

Minim Penopang dan Tanpa adanya Sayap sisi Pintu Air 

Pintu air terpantau hanya ditancapkan dan dijepit pada batu kali yang disemen tanpa adanya struktur penopang atau penahan yang kokoh.

Hal ini membuat konstruksi rawan ambruk saat debit air sungai meluap akibat tekanan air yang tinggi.

Tanpa Pondasi dan Sloof

Pengerjaan badan pintu air tidak dilengkapi dengan pondasi dan sloof yang memadai, sehingga memicu keretakan dini pada bagian badan bangunan.

Kualitas Rendah

Pengerjaan dituding dilakukan secara “asal jadi” tanpa mempertimbangkan aspek mutu dan kualitas jangka panjang yang dapat merugikan masyarakat Sukamulya sebagai penerima manfaat.

Menurut informasi yang dihimpun Temporatur.com, pembangunan pintu air pada paket proyek Normalisasi Sungai Srengseng Hilir ini mencakup sekitar 33 titik. Warga setempat pun mulai melayangkan protes keras karena khawatir infrastruktur yang dibangun dengan anggaran fantastis tersebut tidak akan bertahan lama dan justru membahayakan lingkungan sekitar saat musim penghujan tiba.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana maupun BBWS Citarum belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kegagalan konstruksi pada proyek strategis tersebut

(Tim Investigasi/Ju)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenderal DAR, diandalkan Selamatkan PPP

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Suryo S
    • visibility 5
    • 0Komentar

        SelanjutnyaDugaan Keberpihakan Regulasi Atas PBG Tower di Gapura, Aktivis Senior Sumenep Desak Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan    SelanjutnyaH. Muhammad Siddik, SH : Jangan Sampai Aset Hasil Kejahatan Kembali Dinikmati, Hukum Harus Berpihak pada Keadilan    SelanjutnyaSengkarut Pilkades Kabupaten Bekasi 2026: Minimnya Informasi DPMD Dinilai Tak Profesional dan Tertutup    Jakarta – Temporatur.com   […]

  • Sosok Kades Karangsari H.Bqo Umbara yang Dekat Warganya

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sosok Kades Karangsari H.Bqo Umbara yang Dekat Warganya

  • Seorang Oknum Anggota DPRD Simalungun Dipolisikan Dugaan Penganiayaan

    Seorang Oknum Anggota DPRD Simalungun Dipolisikan Dugaan Penganiayaan

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Suryo S
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Seorang Oknum Anggota DPRD Simalungun Dipolisikan Dugaan Penganiayaan

  • Bangunan Kantor Desa Karangrahayu Kecamatan Karangbahagia Bekasi

    Penggunaan Anggaran 2023 diduga Pemdes Karangrahayu Tidak Transparan?

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle Suryo S
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Bekasi – Jawabarat || Temporatur.com Dalam Penggunaan anggaran bagi pembangunan Desa berdasarkan instruksi Presiden RI Joko Widodo semestinya pihak pemerintahan desa harus mematuhi dan melaksanakan instruksi tersebut, salah satunya transapransi penggunaan anggaran belanja Desa, baik bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN yang sudah digelontorkan. SelanjutnyaDugaan Keberpihakan Regulasi Atas PBG Tower di Gapura, Aktivis […]

  • Kapolsek Talang Ubi Monitoring Lokasi Banjir di Talang Pipa

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Kapolsek Talang Ubi Monitoring Lokasi Banjir di Talang Pipa

  • Keterangan Foto : Foto Istimewa

    Pemda Kalbar Resmi Luncurkan POSBANKUMDESKEL, Perluas Akses Bantuan Hukum Hingga Desa

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Pemerintah Daerah Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja dan Sosialisasi Pembentukan Pos Bantuan Hukum Kelurahan dan Desa (POSBANKUMDESKEL) se-Kalimantan Barat pada Selasa (12/8/2025) di Pontianak. Program ini diinisiasi untuk memperluas akses bantuan hukum hingga ke wilayah pedesaan dan kelurahan yang selama ini menghadapi kendala jarak, biaya, dan minimnya informasi.

expand_less