Proyek Normalisasi Sungai Srengseng Hilir Senilai 47 Miliar Disorot, Pembangunan Pintu Air di Sukamulya Diduga Asal Jadi
Paket proyek Normalisasi Sungai Srengseng Hilir di bawah naungan BBWS Citarum senilai Rp47 Miliar kini tengah menjadi sorotan tajam. Proyek yang dikerjakan oleh PT Basuki Rahmanta Putra tersebut diduga mengalami cacat mutu dan gagal konstruksi pada pembangunan pintu air di wilayah Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan pantauan tim investigasi Temporatur.com pada Minggu, 8 Februari 2026, ditemukan sejumlah kejanggalan dalam proses perbaikan pintu air tersier di lokasi tersebut.
Meski sedang dalam tahap perbaikan, desain konstruksi yang diterapkan dinilai sangat mengkhawatirkan dan tidak memenuhi standar keamanan.
Temuan Kejanggalan Konstruksi
Beberapa poin krusial yang ditemukan di lapangan antara lain:
Minim Penopang dan Tanpa adanya Sayap sisi Pintu Air
Pintu air terpantau hanya ditancapkan dan dijepit pada batu kali yang disemen tanpa adanya struktur penopang atau penahan yang kokoh.
Hal ini membuat konstruksi rawan ambruk saat debit air sungai meluap akibat tekanan air yang tinggi.
Tanpa Pondasi dan Sloof
Pengerjaan badan pintu air tidak dilengkapi dengan pondasi dan sloof yang memadai, sehingga memicu keretakan dini pada bagian badan bangunan.
Kualitas Rendah
Pengerjaan dituding dilakukan secara “asal jadi” tanpa mempertimbangkan aspek mutu dan kualitas jangka panjang yang dapat merugikan masyarakat Sukamulya sebagai penerima manfaat.
Menurut informasi yang dihimpun Temporatur.com, pembangunan pintu air pada paket proyek Normalisasi Sungai Srengseng Hilir ini mencakup sekitar 33 titik. Warga setempat pun mulai melayangkan protes keras karena khawatir infrastruktur yang dibangun dengan anggaran fantastis tersebut tidak akan bertahan lama dan justru membahayakan lingkungan sekitar saat musim penghujan tiba.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana maupun BBWS Citarum belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kegagalan konstruksi pada proyek strategis tersebut
(Tim Investigasi/Ju)















