Baru 3 Bulan Diperbaiki, Jalan Vital di Desa Cibatu Sukabumi Amblas dan Terputus Anggaran Sia -Sia!!
Kondisi infrastruktur di wilayah Kabupaten Sukabumi kembali menjadi sorotan. Akses jalan penghubung antara Kampung Tegal Datar dan Kampung Legong, di Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi dilaporkan rusak parah hingga amblas dan sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan.

Kejadian ini memicu kekecewaan mendalam bagi warga setempat. Pasalnya, perbaikan jalan tersebut baru saja selesai dilakukan sekitar tiga bulan yang lalu pada tahun 2025.
Namun, dalam waktu singkat, badan jalan yang menjadi nadi perekonomian warga itu kini hancur dan terputus.

Anggaran Puluhan Juta Terkesan Sia-sia
Berdasarkan data yang dihimpun, proyek jalan ini telah menelan anggaran yang tidak sedikit dari Dana Desa (DD). Tercatat pada tahun 2024, Pemerintah Desa (Pemdes) Cibatu mengalokasikan anggaran sebesar Rp42 juta untuk perbaikan awal.
Pengerjaan kemudian dilanjutkan pada tahun 2025 dengan anggaran sebesar Rp35 juta untuk volume 90 meter kubik. Dengan total biaya mencapai Rp77 juta dalam dua tahun anggaran, publik mempertanyakan kualitas pengerjaan dan perencanaan oleh pihak
Pemdes Cibatu, mengingat jalan tersebut langsung rusak dalam waktu singkat.
Akses Vital Lumpuh
Amblasnya jalan ini
berdampak langsung pada aktivitas warga. Jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan dua kampung, yakni Kampung Tegal Datar dan Kampung Legong. Dengan kondisi yang tidak dapat dilewati kendaraan, warga kini terpaksa mencari jalan alternatif yang lebih jauh atau terisolir dalam mobilitas harian.
“Sangat miris, padahal baru sekitar tiga bulan diperbaiki. Sekarang sudah amblas lagi dan tidak bisa lewat sama sekali. Kami mempertanyakan bagaimana kualitas pengerjaannya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini dimuat, pihak Pemerintah Desa Cibatu belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab amblasnya jalan tersebut maupun langkah tindak lanjut untuk menangani kerusakan yang terjadi.
Warga berharap adanya evaluasi serius dan perbaikan segera agar aktivitas transportasi kembali normal.
(Red/SS)















