Kalimantan – Temporatur.com || Sosok Abi Kusno Nachran pernah menjadi harapan bagi hutan yang terus dirampas. Abi adalah jurnalis yang berani lantang membongkar praktek penebangan liar dan perdagangan kayu ilegal, kejahatan terstruktur, berizin yang seenaknya merusak hutan demi kantong pribadi dan golongan.
Abi Kusno Nachran yang akrab di sapa Bang Ono lahir di Pangkalan Bun Kabupaten Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah, lahir 30 Maret 1941. Lulus Sekolah Rakyat Negeri Pangkalan Bun 1954. Kemudian ia melanjutkan ke PGA Negeri 4 tahun (1956-1960) dan PGA Negeri 6 tahun (1960-1962). Abi aalah seorang jurnalis dan politikus dari Kalimantan Tengah Ia terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah pada pemilu 2004 dan menjabat hingga kematiannya yang konon akibat kecelakaan. Sebagai jurnalis, ia sering kali memprotes serta melaporkan aktivitas pembalakan liar dan perdagangan kayu ilegal di hutan Kalimantan.

Keberaniannya membuat ia diburu. Abi Kusno pernah dianiaya hingga mengakibatkan cacat permanen serta berkali-kali menerima ancaman pembunuhan, namun tetap memilih menulis. Baginya, kebenaran harus diperjuangkan.
Suatu hari 24 Juli 2006 tepatnya di Kota Cirebon, Jawa Barat ia ditemukan meninggal dalam keadaan misterius. Tidak ada kejelasan, tidak ada keadilan. Hanya kesunyian yang menutup kisah seorang pejuang yang terlalu berani untuk dibungkam. Abi Kusno adalah contoh nyata korban dari arogansi birokrasi dan kejahatan terstruktur serta berizin. Tetap pada pendirian sebagai seorang jurnalis menulis demi menyuarakan kebenaran bukanlah pekerjaan yang ringan karena nyawa yang akan menjadi taruhannya.















