Diduga Banyaknya Pemotongan BLT Kesra, Ketua DPK KNPI Agus Hamdani Angkat Bicara
Pemerintah memberikan bantuan BLT Kesra per bulan Rp 300.000 dengan sistem penyaluran secara sekaligus selama tiga bulan yang Oktober, November, dan Desember. Berdasarkan aturan itu, penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 900.000 dalam sekali pencairan.
Dana BLT Kesra bisa diambil melalui dua cara yakni Kantor Pos dan Bank Himbara. Keduanya telah melakukan penyaluran sejak pekan terakhir Oktober 2025 dan masih berlangsung hingga sekarang.
Dalam program tersebut, diduga banyak oknum oknum (Rt) yang tak bertanggung jawab memangkas anggaran tersebut untuk disalurkan kepada penerima, Karena hal tersebut, Agus Hamdani Ketua DPK Komite Nasional Pemuda Indonesia KNPI Karangbahagia angkat bicara
Dirinya menyebut, banyaknya aduan dari masyarakat Desa Karang Sentosa Kecamatan Karangbahagia yang mengeluhkan diduga adanya pemotongan senilai 50 ribu sehingga di keluhkan masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut.
” Kami DPK KNPI mendapatkan informasi dan aduan masyarakat khususnya warga Desa Karang Sentosa, per 25 November 2025 tentang adanya pencairan BLT Kesra kepada masyarakat yang menerima dikenakan biaya potongan sebesar 50 ribu rupiah oleh oknum ketua RT, ” Ucap Agus Hamdani, Rabu (24/11/25)
Bang Sugi sapaan akrabnya mengatakan, ini disayangkan dan ia juga akan mengawasi, memantau dengan adanya program BLT Kesra tersebut agar sampai ke penerima.
” Kami akan mengawasi dan memantau jangan sampai ada orang yang tega memangkas, memotong uang masyarakat,” tegasnya.
(SUGIANTO)













