Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Diduga Proyek Pekerjaan Pasar Bojong Tak Sesuai Spek, Pengawas Cipta Karya  Dikonfirmasi Bungkam ?

Diduga Proyek Pekerjaan Pasar Bojong Tak Sesuai Spek, Pengawas Cipta Karya  Dikonfirmasi Bungkam ?

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diduga Proyek Pekerjaan Pasar Bojong Tak Sesuai Spek, Pengawas Cipta Karya  Dikonfirmasi Bungkam ?

Bekasi —Temporatur.com

Pekerjaan pembangunan penampungan sementara Pasar Bojong, Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, kembali menuai sorotan. Proyek yang menggunakan anggaran daerah tersebut diduga tidak dikerjakan sesuai dengan spesifikasi teknis (speck) yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Dok Temporatur.com

Dok Temporatur.com

Sejumlah pemerhati pembangunan dan warga mendapati indikasi bahwa material serta metode kerja di lapangan tidak memenuhi standar yang seharusnya. Dugaan tersebut memunculkan pertanyaan serius terkait proses pengawasan.

Upaya konfirmasi kepada pengawas dari Bidang Cipta Karya telah dilakukan berulang kali oleh awak media melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, tidak ada satu pun jawaban yang diberikan. Diamnya pihak pengawas menimbulkan dugaan adanya pembiaran dan potensi kongkalikong antara pelaksana proyek dengan pengawas lapangan.

Ketua JPKP Kabupaten Bekasi, Deden Guntara, angkat bicara terkait persoalan ini. Ia menegaskan bahwa dugaan ketidaksesuaian spek dalam sebuah proyek pembangunan tidak boleh dianggap sepele.

> “Kami dari JPKP meminta semua pihak yang terlibat dalam proyek Pasar Bojong, khususnya pengawas Cipta Karya, bertanggung jawab dan memberikan klarifikasi. Pengawasan itu wajib dilakukan secara melekat, bukan malah diam saat dikonfirmasi. Jika benar ada ketidaksesuaian spek, itu jelas merugikan masyarakat,” ujar Deden Guntara.

 

Deden juga menekankan pentingnya transparansi dan integritas dalam setiap pekerjaan yang menggunakan anggaran publik.

> “Kami tidak ingin ada permainan atau dugaan kongkalikong antara pelaksana dan pengawas. Pemerintah daerah harus segera turun tangan melakukan audit lapangan sebelum terjadi kerugian yang lebih besar,” tambahnya.

Masyarakat berharap pemerintah kabupaten melalui dinas terkait segera melakukan pemeriksaan ulang agar pembangunan penampungan sementara Pasar Bojong berjalan sesuai aturan, transparan, dan memberikan manfaat sebagaimana mestinya.

(DG)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less