Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Isu Penculikan Anak Resahkan Warga PPU, Polres Turun Tangan

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penajam, Temporatur.com – Isu dugaan penculikan anak yang beredar luas melalui pesan berantai WhatsApp (WA) di wilayah Penajam Paser Utara (PPU) telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama para ibu. Menanggapi hal ini, Polres PPU segera melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Kasi Humas Polres PPU, Aipda Syafruddin, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai isu yang meresahkan ini. Isu tersebut menyebar dalam bentuk voice note (rekaman suara) yang masif dari satu grup WA ke grup lainnya.

“Kami sedang menelusuri kebenaran informasi yang beredar dari WA ke WA terkait isu penculikan anak ini,” tegas Aipda Syafruddin kepada awak media pada Selasa (18/11/2025).

Langkah awal yang dilakukan kepolisian adalah menguji validitas sumber informasi. “Kami memeriksa dulu kebenaran sumbernya dari mana,” ujar Syafruddin, menekankan pentingnya memastikan apakah isu tersebut fakta atau hoaks.

Polres PPU mengimbau masyarakat agar tidak panik dan segera menyaring informasi yang diterima, terutama isu sensitif seperti penculikan anak.

Imbauan untuk Masyarakat:

– Jangan Mudah Percaya: Warga diminta tidak langsung mempercayai pesan berantai tanpa sumber yang jelas dan valid.
– Verifikasi Informasi: Jika menerima informasi yang meresahkan, segera konfirmasi kebenaran isu tersebut kepada pihak berwajib, seperti Polres PPU atau Polsek terdekat.
– Cegah Penyebaran Hoaks: Masyarakat diminta bijak dalam menggunakan media sosial dan WA, serta tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, agar tidak menambah keresahan.

Polres PPU berkomitmen untuk segera memberikan klarifikasi resmi kepada masyarakat setelah hasil penelusuran terkait sumber dan kebenaran isu penculikan anak ini selesai dilakukan. (**)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less