BONDOWOSO – Temporatur.com
Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui program Jatim Puspa 2025 menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan dalam perekonomian keluarga dan pembangunan desa. Program ini secara simbolis diserahkan di Desa Wringin, Kecamatan Wringin, dengan kehadiran Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i.
Dalam sambutannya, Wabup Syafi’i menegaskan bahwa bantuan bukan hanya sekadar pemberian sosial, melainkan modal untuk mendorong kemandirian ekonomi melalui inovasi dan pengelolaan keuangan yang baik. “Ketika perempuan berdaya, keluarga pun ikut sejahtera,” ujarnya.
Tahun ini, sebanyak 144 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Bondowoso menerima bantuan dari program tersebut, tersebar di tiga desa yakni Desa Wringin (60 KPM), Desa Mandiro, Kecamatan Tegalampel (60 KPM), dan Desa Paguan, Kecamatan Taman Krocok (24 KPM). Setiap KPM menerima bantuan barang senilai Rp 2,5 juta yang diarahkan untuk ketahanan pangan rumah tangga dan penguatan usaha produktif sesuai potensi wilayah masing-masing.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Pemkab Bondowoso akan terus mendorong program-program yang berpihak kepada perempuan serta memberdayakan ekonomi kerakyatan sebagai bagian dari visi “Bondowoso Berkah”. “Perempuan adalah pilar utama kemajuan keluarga dan daerah. Melalui Jatim Puspa, kita ingin membuktikan bahwa perempuan Bondowoso mampu mandiri dan menjadi penggerak perubahan,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, diharapkan bukan hanya tercipta peningkatan kesejahteraan keluarga, namun juga terbentuk jejaring pelaku usaha perempuan lokal yang kuat, sehingga ekonomi lokal Kabupaten Bondowoso menjadi lebih tangguh dan berkelanjutan.Ujarnya















