Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Bupati Sumenep Dikritik Pegiat Sosial karena Pencitraan dan Lagu Viral

Bupati Sumenep Dikritik Pegiat Sosial karena Pencitraan dan Lagu Viral

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bupati Sumenep Dikritik Pegiat Sosial karena Pencitraan dan Lagu Viral

Sumenep, Temporatur.com – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, menuai kritik tajam dari pegiat sosial Sumenep, Aminullah Nollah, terkait gaya kepemimpinannya yang dianggap lebih fokus pada pencitraan dan kurang memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

Aminullah menilai, langkah Bupati selama dua periode ini justru memperpanjang penderitaan masyarakat Sumenep. Ia menyoroti aktivitas pencitraan Bupati yang seringkali diviralkan di media, mempertanyakan manfaatnya bagi masyarakat.

“Bupati sukses di lingkungan pejabat, tapi tangisan bagi rakyat kecil. Untuk apa segudang prestasi diraih, jika keringat rakyatnya dihisap habis-habisan? Tangisan mereka seakan orkestra yang dipertontonkan,” ujar Aminullah kepada Temporatur.com.

Aminullah juga menuding Bupati tidak mampu meredakan kesusahan rakyat, melainkan hanya terus berupaya mempesona publik. Ia menyayangkan awak media yang dinilai terlalu sibuk merangkai kata untuk memoles citra Bupati seolah-olah pro-rakyat.

“Berapa harga yang dihabiskan oleh Bupati Kab. Sumenep untuk membeli pujian? Sungguh itu perilaku yang menyesatkan, dan publik memberitakan tak sesuai dengan kenyataan,” tegasnya.

Aminullah mengaku kurang responsif terhadap kepemimpinan Bupati yang dinilainya lebih banyak pencitraan daripada kerja nyata. Ia menawarkan solusi agar Bupati lebih berbaur dengan masyarakat miskin dan fokus pada perubahan perekonomian di tingkat bawah.

“Keberhasilan Bupati Sumenep akan menjadi jejak digital yang baik jika melakukan perubahan nyata di Kab. Sumenep,” katanya.

Aminullah menambahkan, selama ini Bupati memang tidak sepenuhnya tidak berbuat baik untuk Kabupaten, tetapi upayanya lebih bersifat hiburan yang kurang bernilai di mata masyarakat. “Kalau ada yang tanya, apa kehebatan Bupati Sumenep, maka jawabannya adalah, pencipta lagu,” pungkasnya.(Moh. Anwar)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less