Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Suku Bunga AS Turun, Harga Bitcoin Bisa Tembus Rp2 Miliar Lagi?

Suku Bunga AS Turun, Harga Bitcoin Bisa Tembus Rp2 Miliar Lagi?

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 18 September 2025 – Harga Bitcoin (BTC) bergerak relatif stabil dan cenderung naik tipis setelah Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 4,25%–4,50% pada Rabu (17/9) waktu AS. Langkah ini merupakan pemangkasan pertama sejak Desember 2024, di tengah kekhawatiran melemahnya pasar tenaga kerja dan tekanan inflasi yang berkelanjutan.

Berdasarkan data Tokocrypto, enam jam setelah pengumuman, Bitcoin sempat diperdagangkan mendekati US$117.000 atau sekitar Rp1,93 miliar (kurs dolar AS Rp16,521) sebelum kembali terkoreksi tipis ke US$116.600. Sepanjang 24 jam terakhir, harga BTC tercatat stagnan dengan kecenderungan positif sekitar 1,6%.

Ketua The Fed, Jerome Powell, dalam konferensi pers menekankan bahwa keputusan pemangkasan dilakukan sebagai langkah “manajemen risiko” akibat tanda-tanda pelemahan ekonomi, termasuk revisi ke bawah 900.000 lapangan kerja dalam setahun terakhir. Powell juga memberi sinyal terbuka untuk pemangkasan lanjutan jika data ekonomi melemah.

Optimisme Pasar Kripto

Meski reaksi pasar kripto terlihat terbatas, sejumlah analis menilai kebijakan moneter yang lebih longgar berpotensi mendorong penguatan Bitcoin hingga akhir tahun. Permintaan tambahan dari produk investasi seperti obligasi perusahaan dan ETF Bitcoin juga dipandang menjadi katalis positif.

Produk ETF Bitcoin spot di AS mencatat arus masuk bersih sebesar 20.685 BTC pada pekan lalu, tertinggi sejak Juli 2025. Hal ini meningkatkan total kepemilikan ETF menjadi 1,32 juta BTC, menandakan sentimen institusional yang semakin kuat.

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menilai stabilitas harga Bitcoin pasca keputusan The Fed menunjukkan bahwa pasar sudah mengantisipasi pemangkasan tersebut. Menurutnya, fokus investor kini bergeser pada arah kebijakan selanjutnya.

“Pemangkasan ini memang tidak memberi lonjakan harga instan, karena sebagian besar sudah diperhitungkan pasar. Namun, jika The Fed kembali menurunkan suku bunga pada pertemuan berikutnya, maka likuiditas global akan meningkat dan berpotensi mendorong Bitcoin menembus level resistance baru di kisaran US$120.000 atau sekitar Rp1,98 miliar,” ujar Fyqieh.

Riwayat pergerakan Bitcoin menunjukkan bahwa pemotongan suku bunga tidak selalu berujung pada reli harga. Justru, euforia pasar kerap diikuti aksi jual besar-besaran. Terakhir kali The Fed memangkas suku bunga pada 18 Desember 2024, harga Bitcoin berada di sekitar US$106.000 sebelum merosot 30% dalam beberapa minggu berikutnya. Kini, dengan BTC kembali bertengger di atas US$117.000, para pelaku pasar tetap berhati-hati terhadap potensi terulangnya pola serupa.

Fyqieh menambahkan, tren arus masuk ke ETF Bitcoin spot dapat menjadi faktor penentu pergerakan jangka menengah. “Minat institusi lewat ETF menjadi bukti bahwa Bitcoin semakin dilihat sebagai aset lindung nilai terhadap pelemahan dolar dan inflasi. Selama sentimen makro tetap dovish, ruang kenaikan BTC masih terbuka lebar,” katanya.

The Fed memproyeksikan suku bunga bisa turun ke 3,6% pada akhir 2025, dengan kemungkinan dua kali pemangkasan tambahan dalam beberapa bulan ke depan. Jika proyeksi ini terealisasi, aset berisiko termasuk kripto diperkirakan akan mendapat dorongan positif.

Namun, ketidakpastian geopolitik dan tekanan politik domestik di AS tetap menjadi variabel yang perlu dicermati investor. Dalam kondisi ini, Bitcoin dipandang berperan ganda: sebagai aset spekulatif dengan potensi pertumbuhan, sekaligus sebagai instrumen lindung nilai terhadap risiko makroekonomi.

About Tokocrypto
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Pengelola Lahan Balai  Benih Kecamatan Pebayuran,  Keluhkan Kebijakan  UPTD yang Tak Berpihak

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    PETANI PENGELOLA

    Sejumlah petani penggarap yang mengelola lahan Balai Benih di Kampung Tambun, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan pemberhentian sementara pengelolaan lahan yang diterapkan oleh UPTD Balai Benih. Kebijakan ini dianggap tidak disertai dengan musyawarah yang memadai dan pemberitahuan yang jelas, sehingga menimbulkan kesan seperti pemecatan tanpa alasan yang sah.

    Dalam pertemuan yang digelar hari ini, Dede, perwakilan dari UPTD Balai Benih Karangharja, menjelaskan bahwa keputusan pemberhentian sementara tersebut diambil sebagai langkah antisipasi akibat pemberitaan yang viral di media. Namun, kebijakan ini tidak memberikan kejelasan bagi petani terkait nasib mereka ke depan, dan tidak melibatkan komunikasi yang baik antara pihak UPTD dan penggarap.

    Selain itu, petani juga mengeluhkan tingginya harga pupuk non-subsidi yang membebani mereka, seperti Pupuk Urea Petro N 46% yang dijual seharga Rp 8.500 per kilogram dan Pupuk PHONSKAH seharga Rp 7.000 per kilogram, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga pupuk bersubsidi yang biasanya dijual dengan harga sekitar Rp 2.250 hingga Rp 2.500 per kilogram. Para petani pun menuntut penjelasan mengenai alasan mereka tidak dapat membeli pupuk subsidi meskipun terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

    Masalah lainnya yang dikeluhkan oleh para petani adalah penetapan harga gabah yang ditawarkan oleh Balai Benih yang dianggap terlalu rendah dibandingkan dengan harga pasar. Hal ini semakin memperburuk kondisi ekonomi para penggarap yang merasa dirugikan. Petani juga menyatakan kesiapan mereka untuk menerima rencana retribusi atau bagi hasil, asalkan pihak UPTD Balai Benih memberikan transparansi dalam pengelolaan dan pelaksanaannya. Para petani menegaskan bahwa mereka siap menerima retribusi sebesar Rp 1.500 per kilogram, namun menolak jika besaran retribusi ditetapkan sebesar Rp 3.000 per kilogram, karena dianggap terlalu memberatkan.

    “Kami selaku pengharap siap terkait dengan cara bagi hasil atau rencana retribusi, namun itu pun jika retribusinya Rp 1.500 per kilogram. Jika ditetapkan Rp 3.000 per kilogram, kami keberatan. Lantas, kami dapat apa jika retribusi sebesar itu? Kami harap pihak UPTD Balai Benih Karangharja dapat lebih transparan dalam kebijakan yang diterapkan dan memberikan penjelasan yang jelas mengenai pengelolaan yang dilakukan,” ungkap para petani.

  • Viral !!! Oknum General Manager PT.Bumjin Elektronic Indonesia Tekno Dilaporkan Atas Dugaan tindak pidana Asusila

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Viral !!! Oknum General Manager PT.Bumjin Elektronic Indonesia Tekno Dilaporkan Atas Dugaan tindak pidana Asusila

  • Desa Bedono Tenggelam, Petani Ini Terus Menanam Mangrove untuk Bertahan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Desa Bedono Tenggelam, Petani Ini Terus Menanam Mangrove untuk Bertahan

  • Diduga Bukan Parkir Biasa, Motor Karyawan RM Bebek Haji Slamet Kepung Rumah Sengketa

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Suryo Sudharmo
    • 0Komentar

    Kabupaten Bogor – Temporatur.com Sengketa rumah di Kabupaten Bogor tak kunjung mereda. Pihak FF bersama suaminya, Akmal, diduga terus melakukan aksi yang membuat ahli waris merasa tertekan dan tidak nyaman di lingkungan tempat tinggalnya sendiri. Hampir setiap hari, sejumlah sepeda motor yang disebut milik karyawan rumah makan RM Bebek Haji Slamet terlihat diparkir memenuhi halaman […]

  • Keterangan foto : Warga Desa Sukabumi Apresiasi Pembangunan Drainase 380 Meter dari Pemkab Lahat

    Warga Desa Sukabumi Apresiasi Pembangunan Drainase 380 Meter dari Pemkab Lahat

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Warga Desa Sukabumi Apresiasi Pembangunan Drainase 380 Meter dari Pemkab Lahat

  • Fasum Griya Bukit Jaya Diduga Dikomersialkan, Praktik Bertahun-tahun Luput dari Pengawasan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Fasum Griya Bukit Jaya Diduga Dikomersialkan, Praktik Bertahun-tahun Luput dari Pengawasan

expand_less