Koalisi Aktivis Serukan Perdamaian dan Keadilan Pasca-Demonstrasi di Jakarta
Temporatur.com, JAKARTA (01/09/2025) – Koalisi Aktivis Keberlanjutan Indonesia untuk Keadilan dan Perdamaian menyampaikan pernyataan sikap terkait situasi terkini pasca-aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta.
Dalam keterangan tertulis yang diterima media, koalisi tersebut menyoroti meningkatnya konflik antara masyarakat dan pejabat negara. Konflik ini dipicu oleh ketidakadilan sosial-ekonomi, penyalahgunaan kekuasaan, dan kurangnya transparansi, yang mengikis kepercayaan publik terhadap lembaga negara. Kondisi ini dinilai mengganggu stabilitas ekonomi dan mengancam kohesi sosial.
Koalisi tersebut juga menyoroti dampak ekonomi seperti pelarian modal asing, pelemahan rupiah, meningkatnya pengangguran, serta keterlambatan program iklim dan keberlanjutan, yang menempatkan kesejahteraan masyarakat dan posisi global Indonesia dalam risiko serius.
“Kami menyerukan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk mengakhiri represi dan kekerasan, mencegah fragmentasi politik, dan membuka dialog yang inklusif,” demikian pernyataan koalisi. Mereka menekankan bahwa hanya melalui keadilan, transparansi, dan perlindungan keberlanjutan, Indonesia dapat memulihkan kepercayaan, menjaga demokrasi, dan menjamin masa depan yang damai dan berkelanjutan.
Seruan Bersama
Koalisi ini mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengambil langkah konkret dan menahan diri, termasuk:
1. Memperkuat tatanan hukum, sosial, nilai gotong royong, dan saling menghargai.
2. Meningkatkan penegakan hukum dengan tetap memperhatikan sensitivitas, toleransi, dan hak asasi manusia.
3. Mengesahkan RUU Perampasan Aset untuk memberantas KKN.
4. Memberantas korupsi dan praktik pengerukan sumber daya alam yang tidak mempertimbangkan aspek lingkungan, ekonomi, sosial, dan keberlanjutan.
5. Memprioritaskan keadilan sosial dan penegakan hukum terhadap kasus korupsi tanpa pandang bulu.
6. Menghentikan kekerasan dan provokasi.
7. Memperkuat komunikasi publik yang jujur dan transparan.
8. Membuka ruang dialog inklusif.
9. Meningkatkan kinerja eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
10. Melindungi inisiatif dan program keberlanjutan.
Koalisi ini mengingatkan bahwa Indonesia lebih besar dari satu generasi atau kepentingan politik, dan perbaikan bangsa memerlukan kerjasama lintas-sektor.
Daftar perwakilan yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Keberlanjutan Indonesia untuk Keadilan dan Perdamaian:
1. Farhan Helmy, Kepala Sekolah Thamrin School
2. Jalal, Reader on Political Ecology, Thamrin School
3. Ahmad Safrudin, KPBB
4. Dicky Edwin Hindarto, the Mall Explorer
5. Paul Butarbutar, ICRES
6. Mubariq Ahmad, Thamrin School
7. Fabby Tumiwa, IESR
8. Sonny Mumbunan, Thamrin School
9. Nadia Hadad, MADANI Berkelanjutan
10. Fitrian Ardiansyah, Thamrin School
11. Ari Mochamad, Thamrin School
12. Dian Afriyanie, Thamrin School.
13. Eka Melisa, Thamrin School
14. Eko Teguh Paripurno, PSMB UPN Veteran Yogyakarta
15. Victor Rembeth, Pendeta
16. Syamsul Ardiansyah. Thamrin School
17. Brigitta Isworo, Thamrin School
18. Anindito, Thamrin School
19. Dian Abraham, Thamrin School
20. Sita Supomo, Indonesia untuk Kemanusiaan (IKA)/Thamrin School
21. M. Ali Yusuf, Thamrin School
22. Hizbullah Arief, Hijauku.com
23. Ibrahim Ali-Fauzi, Thamrin School
24. Bernadinus Steni, Thamrin School
25. Nur R. Fajar, Thamrin School
26. Gita Syahrani, BLESS Indonesia
27. Alfred Sitorus, Koalisi Pejalan Kaki
28. Laode M. Syarif, Pengajar Hukum Lingkungan.















