Kepsek SMAN 1 Cikarang Utara Dikonfirmasi Terkait Bos Afirmasi dan Bos Kinerja Terkesan Menghindar?

Kepsek SMAN 1 Cikarang Utara Dikonfirmasi Terkait Bos Afirmasi dan Bos Kinerja Terkesan Menghindar?
Ilustrasi foto

Kepsek SMAN 1 Cikarang Utara Dikonfirmasi Terkait Bos Afirmasi dan Bos Kinerja Terkesan Menghindar?

Kabupaten Bekasi – Temporatur.com

Kepala Sekolah SMAN 1 Cikarang Utara, Didi Rosidi, diduga menghindari konfirmasi terkait Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan Bos Kinerja serta program Digitalisasi Sekolah tahun 2019.

Program bantuan tersebut diberikan oleh pemerintah untuk mendukung sarana pendidikan selama pandemi Covid-19.

Bantuan BOS Afirmasi dan Bos Kinerja Program Digitalisasi Sekolah sangat dibutuhkan oleh banyak sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan. Namun, tidak semua sekolah mudah mendapatkan bantuan tersebut.

Salah satu penerima bantuan pada tahun 2019 adalah SMAN 1 Cikarang Utara dengan nilai bantuan mencapai 1.147.000.000 rupiah dengan jumlah Tablet 584 (unit).

Bacaan Lainnya

Didi Rosidi, Kepsek SMAN 1 Cikarang Utara, terkesan menghindar saat dihubungi  Media Temporatur.com untuk konfirmasi terkait penggunaan bantuan tersebut. Hal ini menuai spekulasi dan pertanyaan dari publik terkait transparansi penggunaan dana bantuan tersebut.

Sebagai contoh bagi sekolah lain di Kabupaten Bekasi, seharusnya Kepsek SMAN 1 Cikut memberikan respons yang lebih baik terhadap konfirmasi terkait aset pengelolaan bantuan.

Bantuan operasional sekolah BOS Afirmasi dan Bos Kinerja sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Setiap sekolah harus memanfaatkannya dengan baik dan transparan.

Program Digitalisasi Sekolah merupakan jawaban terhadap revolusi industri 4.0. Sasaran utamanya adalah sekolah di daerah 3T, namun juga menyentuh satuan pendidikan di luar daerah tersebut. Sarana pembelajaran seperti PC server, tablet, laptop, LCD, router, dan harddisk eksternal akan disediakan melalui program BOS Afirmasi dan BOS Kinerja. BOS Afirmasi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah di daerah 3T, sedangkan BOS Kinerja untuk satuan pendidikan yang dinilai berkinerja baik.

Dalam menjalankan program bantuan ini, perlu adanya transparansi dan akuntabilitas dari pihak sekolah.

Kepsek SMAN 1 Cikarang Utara diharapkan dapat memberikan respons yang lebih positif dan membuka diri terhadap konfirmasi terkait penggunaan dana bantuan. Demi terciptanya pendidikan yang bermutu, kolaborasi antara pihak sekolah dan pemerintah perlu ditingkatkan.

(SS/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *