Penguatan Karakter SAITAPAIAS dan Literasi TAPAMAJUMA Warnai MPLS di SMP Negeri 1 Tarutung

Penguatan Karakter SAITAPAIAS dan Literasi TAPAMAJUMA Warnai MPLS di SMP Negeri 1 Tarutung

Taput – Temporatur.com |Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan karakter dan literasi di lingkungan sekolah. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru di SMP Negeri 1 Tarutung, Rabu (15/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Joinher Wellington Ambarita serta Kepala SMP Negeri 1 Tarutung Elfransco Sinaga. Selain memastikan kesiapan pelaksanaan tahun ajaran baru, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat implementasi program prioritas daerah di bidang pendidikan.

Pada kesempatan itu, Bupati meninjau kondisi lingkungan sekolah dan menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang bersih, tertata, dan nyaman. Ia menginstruksikan agar aset-aset sekolah yang sudah tidak layak pakai segera dihapuskan sesuai ketentuan yang berlaku, kemudian memanfaatkan lahan tersebut menjadi ruang terbuka hijau.

“Lingkungan yang asri, rapi, dan hijau akan memberikan kenyamanan bagi siswa serta mendukung proses belajar mengajar. Aset yang sudah rusak sebaiknya dihapuskan sesuai prosedur, lalu dimanfaatkan menjadi taman yang indah,” ujar Bupati.

Dalam dialog bersama para siswa, Bupati juga menegaskan pentingnya penerapan program pembentukan karakter SAITAPAIAS sebagai fondasi dalam membangun generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan berakhlak mulia.

Selain penguatan karakter, Bupati mendorong optimalisasi program literasi TAPAMAJUMA yang mencakup penguatan kemampuan berhitung, membaca, berbicara, dan bercerita. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi merupakan bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan.

Bacaan Lainnya

“Kita ingin anak-anak tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan baik. Biasakan mereka membaca dan bercerita, baik kisah nyata maupun fiksi, yang mengandung nilai-nilai moral,” tegasnya.

Menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kehadiran Artificial Intelligence (AI), Bupati mengingatkan bahwa peran guru sebagai pembentuk karakter tetap tidak tergantikan.
“Anak-anak mungkin akan lebih cepat menguasai teknologi. Namun, AI tidak memiliki hati, karakter, dan nilai-nilai moral. Karena itu, peran guru dalam membentuk kepribadian peserta didik tetap menjadi hal yang paling penting,” katanya.

Menutup kunjungannya, Bupati memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik baru agar memiliki cita-cita yang tinggi dan terus berjuang meraihnya melalui kerja keras, disiplin, dan semangat belajar.

“Gantungkan cita-cita setinggi langit. Jangan pernah takut bermimpi menjadi orang sukses. Namun, mimpi itu harus diwujudkan dengan belajar sungguh-sungguh, bekerja keras, dan menjaga disiplin,” pesan Bupati, yang disambut tepuk tangan meriah dari para siswa.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas melalui lingkungan belajar yang nyaman, penguatan karakter, serta peningkatan budaya literasi sebagai bekal mencetak generasi unggul dan berdaya saing.(NH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *