Lomba Kampung Bersih di Kabupaten Bekasi hanya Formalitas tanpa Transparansi Penilaian?

Lomba Kampung Bersih di Kabupaten Bekasi hanya Formalitas tanpa Transparansi Penilaian?
Foto Istimewa

Lomba Kampung Bersih di Kabupaten Bekasi hanya Formalitas tanpa Transparansi Penilaian?

Kabupaten Bekasi – Temporatur.com

Lomba Kampung Bersih Bangkit Maju Sejahtera Tahun 2025 yang digelar Pemkab Kabupaten Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi sangat memotivasi warga masyarakat dan apartur pemerintahan desa dan kelurahan untuk menciptakan kebersihan lingkungan dan membangkitkan kesadaran serta gotong royong di masyarakat Desa dan Kelurahan.

Kabupaten Bekasi yang terdiri dari 23 Kecamatan dengan jumlah 187 Desa dan Kelurahan dengan berbagai persoalan terutama menyangkut kebersihan lingkungan.

Jika dilihat sepintas program Lomba Kampung Bersih menjadi terobosan untuk wilayah Bekasi karena pada tahun 2024 Kabupaten Bekasi dikategorikan sebagai daerah *Darurat Sampah* maka dengan adanya program Lomba Kampung Bersih menjadi salahsatunya untuk mengatasi persoalan kebersihan lingkungan terutama sampah.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi pemenang Juara Umum Kampung Bersih diumumkan dengan kategori Perumahan dan Pemukiman dengan Pemenangnya, Juara Umum Perumahan Taman Sentosa RW 07;desa Pasirsari Cikarang Selatan, dan Perumahan Regensi 1 RW 05 Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung dan pemenang Juara Umum kategori Perkampungan atau Pemukiman adalah kampung Paparean RW 04 Desa Pasirtanjung Kecamatan Cikarang Pusat.

Bacaan Lainnya

Hasil penilaian dari pemenang lomba Kampung Bersih Bangkit Maju Sejahtera Tahun 2025 menimbulkan perbincangan dn pertanyaan publik.

Salah satunya perempuan tokoh masyarakat Bekasi Raden Syarifah mempertanyakan kategori penilaian Lomba Kampung Bersih dari segi & faktor apa yang menjadi penilaian Juri? khususnya pada kampung Paparean desa Pasirtanjung yang dianggap tidak layak sebagai juara umum,karena masih banyak titik wilayahnya yang kotor, tidak terawat, ada lokasi warung remang-remang di sepanjang jalan Kalimalang, dan bangun liar (Bangli), katanya.

“Saya kok heran bisa -bisanya kampung Paparean desa Pasirtanjung menjadi Juara Umum, kampung nya masih biasa aja & tidak terlihat keindahan nya sindir Raden Syarifah.

” Penilaian yang bagaimana, dari apa yang nilai untuk lolos menjadi Juara apalagi Juara Umum dari 187 desa dan kelurahan, jika DLH Kabupaten Bekasi sebagai jurinya harus transparan hasil nya apa saja yang menjadi penilaian di Lomba Kampung Bersih ini, harus transparan dan jangan ada konspirasi sehingga ada kecurangan untuk menentukan desa atau kampung yang juara,” cetusnya, pada Minggu 17 /08/2025.

Menurut Raden Syarifah Program Kampung Bersih sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan kegiatan gotong royong dan pengelolaan sampah yang efektif, program ini dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan asri.

Beberapa manfaat dari Program Kampung Bersih antara lain:
Dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, dengan adanya program kampung bersih nasyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, ujarnya.

“Selain itu akan menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait kebersihan lingkungan dari sampah.
Masyarakat akan terdorong untuk pengelolaan sampah yang efektif dapat mengurangi jumlah sampah yang tidak terurus baik dengan cara tradisional maupun teknologi,tutur Syarifah.

Masih kata Syarifah bahwa Program Kampung Bersih akan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan yang bersih dan sehat dapat mengurangi risiko penyakit ,serta dapat meningkatkan estetika menciptakan lingkungan yang asri dan bersih dapat meningkatkan keindahan dan kenyamanan masyarakat.

“Program Kampung Bersih tercipta jika diimplementasikan melalui berbagai cara, salah satunya dengan menghidupkan kembali budaya gotong – royong dengan berbagai kegiatan seperti membersihkan lingkungan secara bersama-sama.

“Masyarakat desa kampung bersih dapat mengelola sampah dengan efektif melalui bank sampah, komposting, atau daur ulang, bahkan lebih baik lagi jika pengolahan sampah dilakukan dengan tekhnologi yang lebih baik , dengan mengubah sampah rumah tangga menjadi pupuk organik atau pakan organik bahkan bisa dijadikan sebagai tipblok untuk jalan sebagai pengganti semen paparnya.

“Kampung Bersih bukan sekedar program semu dan rekayasa tetapi program yang dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, melalui kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan organisasi untuk mencapai tujuan program.

“Dengan demikian, Program Kampung Bersih dapat menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat, tutupnya.

(SS/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *