Jejak Buram Kelompok Tani Tompeng Emas, Pemain Bola Api di Dusun Karang, Desa Mandala,Sumenep Akhirnya Diungkap
Akhirnya Ketua LSM Super, Kabupaten Sumenep, Ahmad Zaini, Membongkar penyalahgunaan kewenangan bantuan Embong kecil bagi kelompok Tani, di Dusun Karang Desa Mandala Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep.
Diketahui, nama kelompok Tani Tumpeng Emas Dusun Karang Desa Mandala Rubaru sebagai penerima bantuan Embong kecil tahun anggaran 2024 yang ditukargulingkan oleh ketua kelompoknya dengan Mesin Diesel kepada anggota kelompok tani yang lain.
Kata Zaini, sebut saja Pak Iyon, bukan anggota kelompok Tani tumpeng Emas, dia adalah pemilik Mesin Diesel yang juga berasal dari Dusun Karang, Desa Mandala Kecamatan Rubaru Kab. Sumenep.
” Saya Sudah melakukan survey dan wawancara langsung kepada Pak Iyon, prihal adanya tukarguling tersebut, kata Pak Iyon, pihaknya membenarkan adanya tukarguling mesin Diesel dengan Embong kecil itu”
Menyikapi persoalan ini, Zaini mengambil langkah tegas, dan bergerak cepat mendatangi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kab. Sumenep, Chainur Rasyid, SE, M.Si dan Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana, Moh. Ervan.
Tapi keduanya terkesan mangkir, kata Zaini, upaya untuk melakukan klarifikasi dan mau menanyakan, apakah ada Undang-undangnya tukarguling program bagi kelompok Tani. Bukankah profosal pengajuan itu berdasarkan keputusan bersama anggota kelompok. Jelasnya
Kemudian kata Zaini, pihaknya juga ingin menanyakan prihal anggaran embong kecil itu, karena sambungnya, pembangunan Embong Kecil itu posisinya ada diatas tanah milik pak Iyon, yang nyata-nyata bukan anggota kelompok Tumpeng Emas. Tudingnya
Jika tidak boleh, ini salah siapa, bila temuan saya dibawah membuktikan adanya tukarguling tersebut, makanya saya katakan sebelumnya, bahwa ada banyak yang terlibat dalam permainan ini salah satunya adalah Gapoktandes dan Gapoktancam. Tudingnya
” Saya minta DKPP dan BPP juga PPL, berikut Gapoktancam dan Gapoktandes Kecamatan Rubaru, kita sidak temuan saya di Dusun Karang Desa Mandala, setelah itu kita gelar persoalan ini diatas meja, untuk membuktikan kebenaran investigasi temuan saya dibawah”
Ia juga mengatakan, pihaknya sebagai lembaga kontrol akan terus melakukan pengawasan terhadap program bantuan pemerintah kepada kelompok tani supaya tepat sasaran dan tepat guna.
Artinya, sambungnya, Program pemerintah berupa bantuan itu benar-benar bermanfaat bagi kelompoknya tidak untuk kepentingan pribadi ketuanya saja. Pungkasnya
Secara terpisah, Kordinator Penyuluhan pertanian (BPP) Kecamatan Rubaru Kab. Sumenep, Khafidi, menjelaskan, saya baru mendapat informasi terkait adanya tukarguling yang dilakukan oleh ketua kelompok.
Namun, jika Ketua Kelompok tani melakukan tukarguling program itu pasti ada surat pernyataan Ketua kelompok dengan anggotanya. ” Biar nanti saya kroscek dan tanyakan kepada Ketua kelompoknya,” ungkapnya.
(Moh. Anwar)















