Kelompok Tani di Desa Mandala Kecamatan Rubaru Sumenep, Sedang Bermain Bola Api, LSM Super, Zaini Angkat Bicara
Dugaan penyalahgunaan bantuan bagi kelompok Tani di Desa Mandala Kecamatan Rubaru, mulai di perbincangkan oleh para aktifis dan pegiat sosial di Kabupaten Sumenep.
Ketua LSM Super Kab. Sumenep, Achmad Zaini, angkat bicara, mengenai tidak transparannya ketua kelompok tani kepada anggota prihal bantuan yang diterimanya.
Persoalan informasi yang diterima dari berbagai sumber berita, bahwa ada temuan di Desa Mandala Rubaru, Zaini mengklarifikasi BPP. Kecamatan Rubaru, untuk mempertanyakakan kebenaran informasi tersebut.
Kata Zaini, di Kecamatan Rubaru terdiri dari 11 Desa dan kurang lebih ada 430 Kelompok tani, ini perlu adanya pengawasan yang serius, sehingga tidak ada dugaan kelompok tani fiktif. Tegasnya
” Ada banyak oknom yang memanfaatkan bantuan untuk kelompok tani, namun nyata-nyatanya dijadikan usaha untuk kepentingan sendiri ”
Ia juga mengatakan, ada kelompok tani yang hampir setiap tahun menerima bantuan, dan ada kelompok Tani yang tidak pernah menerima bantuan, dan ini ada di Kecamatan Rubaru. Ungkapnya
Terkait temuan di Desa Mandala, pihaknya akan lakukan kroscek kebenarannya, namun jika terbukti adanya pelanggaran, maka pihaknya akan membuat laporan kepada pemerintah agar dapat di pertanggungjawabkan.
” Saya akan cari tahu dulu, bentuk bantuannya apa, serta anggarannya berapa, kemudian manfaatnya bagi kelompok tani apa, baru setelah itu dilakukan pengkajian kira-kira pemerintah dalam menyalurkan bantuan itu tepat sasaran atau tidak.”
Jika ada temuan semacam itu, Kata Zaini, sebagai lembaga control sosial memiliki kewajiban untuk melaporkan, karena penerima bantuan itu harus diketahui oleh anggotanya. Jelasnya
Mengatasi adanya kelompok fiktif, ini adalah tugas BPP dan DKPP dan lembaga control sosial juga memiliki tanggungjawab dalam hal pengawasan program yang disalurkan pemerintah kepada kelompok tani.
Kata Zaini, Atensi yang berkembang saat ini, ada penyalahgunaan kewenangan Kelompok Tani di Desa Mandala Kecamatan Rubaru, dan masih dalam pengkajian para aktivis dan media di Kab. Sumenep, pungkasnya.
(Moh. Anwar)















